Sejumlah pemain Timnas Indonesia menjalani sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan besar melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 19 November 2024. Pertemuan ini menjadi laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang bisa menjadi sejarah baru bagi Garuda.
Sejarah panjang rekor pertemuan kedua tim tidak berpihak pada Timnas Indonesia. Dalam 16 pertandingan sejak 1981, Timnas Indonesia belum sekalipun meraih kemenangan melawan Arab Saudi.
Arab Saudi mendominasi dengan 13 kemenangan, sementara tiga pertandingan lainnya berakhir imbang. Kekalahan terbesar Timnas Indonesia terjadi pada Kualifikasi Piala Asia 2004, di mana Garuda dihancurkan dengan skor 0-5 dan 0-6.
Momen ini menjadi ujian berat bagi pelatih Shin Tae-yong dan anak asuhnya. Namun, hasil imbang 1-1 di Riyadh pada pertemuan pertama memberikan harapan bahwa Timnas Indonesia mampu bersaing.
Pada laga sebelumnya, Sandy Walsh mencetak gol melalui defleksi tendangan Ragnar Oratmangoen. Pertahanan solid yang digalang Mees Hilgers dan Jay Idzes juga berhasil meredam serangan Arab Saudi.
Hasil tersebut memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Timnas Indonesia. Kini, dukungan ribuan suporter di SUGBK diharapkan menjadi faktor pembeda untuk mencatat sejarah baru.
Arab Saudi merupakan salah satu tim terkuat di Asia dengan pengalaman panjang di ajang internasional. Mereka telah berpartisipasi di beberapa edisi Piala Dunia dan sering mendominasi lawan-lawannya di Asia.
Namun, Timnas Indonesia tidak gentar menghadapi tantangan ini. Shin Tae-yong menyatakan timnya sudah siap memberikan perlawanan terbaik untuk meraih tiga poin.
Skuad Garuda akan mengandalkan kombinasi pemain muda dan naturalisasi. Nama-nama seperti Maarten Paes, Calvin Verdonk, dan Justin Hubner diharapkan mampu tampil maksimal di lini belakang.
Di lini tengah, Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye menjadi andalan untuk mengatur ritme permainan. Sementara di lini depan, Rafael Struick diharapkan mampu memecah kebuntuan dengan kecepatannya.
Shin Tae-yong diprediksi akan menerapkan strategi bertahan rapat dengan serangan balik cepat. Taktik ini dinilai efektif berdasarkan performa sebelumnya yang berhasil menahan imbang Arab Saudi.
Kemenangan akan menjadi pencapaian besar bagi Timnas Indonesia. Tidak hanya mengakhiri rekor buruk, tiga poin juga akan memperbaiki posisi Garuda di klasemen Grup C.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di dasar klasemen dengan tiga poin. Tambahan poin dari laga ini akan membuka peluang untuk terus bersaing di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Meski sulit, kemenangan ini juga akan menjadi bukti perkembangan signifikan sepak bola Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong. Hasil ini akan menjadi modal penting untuk menatap laga-laga berikutnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
