Persebaya Surabaya punya segalanya untuk raih poin penuh hadapi PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memperlihatkan performa solid saat bertemu PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta dalam laga pekan ke-10 Liga 1 2024/2025.
Meski akhirnya tergeser ke peringkat empat klasemen dengan poin 18, sejumlah faktor menjadi penentu kemenangan Persebaya Surabaya dalam laga ini.
Faktor pertama adalah keunggulan dalam catatan rekor kemenangan Persebaya Surabaya atas PSIS.
Dari sepuluh pertemuan terakhir, Persebaya Surabaya berhasil mengantongi empat kemenangan, sementara PSIS hanya meraih tiga kali kemenangan, dan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Catatan ini memberikan kepercayaan diri lebih bagi Green Force untuk menampilkan performa maksimal.
Faktor kedua yang sangat menentukan adalah produktivitas gol ketika Persebaya Surabaya berhadapan langsung dengan PSIS.
Persebaya Surabaya mengoleksi 12 gol dalam pertandingan melawan PSIS, sementara PSIS baru mencetak 9 gol.
Keunggulan produktivitas ini menjadikan lini serang Persebaya Surabaya lebih efektif dan lebih berbahaya di mata lawan.
Faktor ketiga adalah rekor pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, yang tak pernah kalah menghadapi PSIS dalam empat pertemuan terakhirnya.
Dari empat laga tersebut, Munster berhasil mencatat satu kemenangan dan tiga kali imbang. Hal ini menunjukkan bagaimana Munster memiliki taktik efektif yang mampu mengantisipasi permainan PSIS.
Faktor keempat adalah performa pertahanan PSIS Semarang yang tengah menurun musim ini.
PSIS memiliki defisit minus 6 gol di Liga 1 2024/2025, menjadikan lini belakang mereka lebih rentan dibandingkan tim-tim papan atas lainnya.
Statistik ini jelas memberikan kesempatan bagi Persebaya Surabaya untuk memaksimalkan serangan dan mencetak gol.
Faktor kelima yang mendukung kemenangan Persebaya Surabaya adalah posisi PSIS Semarang yang masih berada satu tingkat di atas zona degradasi.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
