Persebaya Surabaya siap menyambut kehadiran PSM Makassar pada pekan kesembilan Liga 1 Indonesia musim ini di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (23/10) malam. (Vidio)
JawaPos.com — Pertarungan sengit akan tersaji dalam laga pekan kesembilan Liga 1 Indonesia 2024/2025 antara Persebaya Surabaya dan PSM Makassar. Kedua tim yang berada di papan atas klasemen ini akan beradu kekuatan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu, 23 Oktober 2024, pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini dipastikan akan berjalan dengan tensi tinggi karena menjadi penentu pergerakan klasemen sementara. Saat ini, Bali United memimpin dengan 17 poin, sementara Persebaya Surabaya berada di peringkat kedua dengan poin yang sama.
PSM Makassar, yang menempati urutan keempat, hanya terpaut dua angka dari kedua rivalnya tersebut.
Kemenangan di laga ini menjadi sangat penting bagi PSM untuk menyalip Bali United dan mengambil alih puncak klasemen. Sedangkan bagi Persebaya Surabaya, mereka hanya memerlukan satu poin untuk kembali memuncaki tabel.
Meski begitu, skuad Green Force pasti mengincar kemenangan untuk menjauh dari kejaran tim-tim pesaing.
Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Persebaya Surabaya setelah kekalahan 2-0 dari Persib Bandung pekan lalu. Meski menguasai pertandingan dengan ball possession hingga 60 persen, Persebaya Surabaya gagal memaksimalkan dominasi tersebut.
Kekalahan itu membuat pelatih Paul Munster harus segera berbenah untuk memastikan timnya kembali ke jalur kemenangan.
Salah satu masalah yang dihadapi Persebaya Surabaya dalam pertandingan melawan Persib adalah minimnya kreativitas serangan.
Chemistry yang belum terbentuk antara empat penyerang utama, Bruno Moreira, Francisco Rivera, Malik Risaldi, dan Flavio Silva, menjadi alasan di balik kurangnya efektivitas di lini depan. Padahal, keempatnya dikenal memiliki kualitas mumpuni di Liga 1.
Bruno Moreira adalah top scorer Persebaya Surabaya musim lalu dengan torehan 10 gol, sementara Rivera menyandang gelar Pemain Terbaik Liga 1 2023/2024.
Malik Risaldi menjadi pemain lokal tersubur dengan 13 gol, dan Flavio Silva mencetak 23 gol untuk Persik Kediri sebelum bergabung dengan Green Force. Namun, dalam laga melawan Persib, mereka tampak tidak kompak dan sulit membongkar pertahanan lawan.
Paul Munster mengakui timnya kesulitan menghadapi skema 5-4-1 yang diterapkan Persib. Meski menciptakan banyak peluang, tidak ada satupun yang berhasil dikonversi menjadi gol, sehingga Persebaya Surabaya harus menerima kekalahan.
Hal ini tentunya membuat Bonek, suporter setia Persebaya Surabaya, merasa was-was jelang duel melawan PSM.
Namun, Persebaya Surabaya punya modal positif di Gelora Bung Tomo. Dalam dua pertemuan terakhir melawan PSM di stadion ini, Green Force selalu keluar sebagai pemenang.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
