
: Penampilan pemain Indonesia U-20 Meshaal Hamzah saat menghadapi Timor Leste pada kualifikasi Piala Asia U-20 grup F di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (27/9). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
JawaPos.com – Indra Sjafri untuk kali ketiga berhasil meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia U-20. Yaitu, edisi 2014, 2018, dan 2025.
Tapi, prestasi Indonesia bersama Indra dalam dua edisi Piala Asia U-20 sebelumnya kurang mentereng. Pada 2014, Indonesia menjadi tim juru kunci grup B setelah menelan tiga kekalahan. Yaitu, kalah oleh Uzbekistan (1-3), Australia (0-1), dan Uni Emirat Arab (1-4).
Pada 2018, prestasi Indonesia lebih baik dari edisi 2014. Indonesia tergabung di grup A bersama Qatar, Uni Emirat Arab, dan Taiwan. Saat itu, Indonesia finis sebagai runner-up grup A dengan mengantongi 6 poin. Yakni, hasil dari dua kemenangan serta sekali kekalahan.
Dua kemenangan itu didapat saat bertemu Taiwan (3-1) dan Uni Emirat Arab (1-0). Lalu, satu kekalahan diderita saat berjumpa Qatar (5-6). Sayang, langkah Indonesia terhenti pada babak perempat final. Saat itu, Indonesia harus angkat koper setelah kalah 0-2 oleh Jepang.
Indra berambisi prestasi Indonesia bisa lebih baik pada Piala Asia U-20 2025 Tiongkok. Karena itu, Indra akan memperkuat skuad. Salah satunya dengan mendatangkan pemain naturalisasi.
Pelatih asal Sumatera Barat itu menjelaskan, tim Indonesia U-20 saat ini telah memiliki lima pemain keturunan. Yaitu, Meshaal Hamzah Basier Osman, Ji Da-bin, Maouri Ananda Yves Ramli Simon, Welber Jardim, dan Jens Raven.
”Setelah Toulon Cup 2024, ada lima pemain keturunan yang kami rekomendasikan untuk pergantian kewarganegaraan. Tapi, yang kami ajukan tiga pemain. Mereka adalah Tim Geypens, Dion Markx, dan Mauresmo Hinoke,” ungkap Indra.
Selain tiga nama itu, Indra menyebut Kaya Symons memberi sinyal untuk bergabung. ”Tentu PSSI akan menindaklanjuti secara administrasi. Mudah-mudahan apa yang sudah kami ajukan bisa cepat terealisasi,” tegasnya.
Dalam persiapan menuju Piala Asia U-20 2025 Tiongkok, pelatih yang sukses membawa Indonesia meraih medali emas pada ajang SEA Games 2023 Kamboja itu juga akan kembali berkomunikasi dengan Welber Jardim.
Welber sebelumnya sempat masuk proyeksi Indra untuk mengikuti babak kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Namun, sampai waktu yang ditentukan, dia tidak datang ke Indonesia.
”Jadi, kami akan coba bicara lagi dengan Welber. Kami juga akan menunggu tiga pemain keturunan lainnya,” tandasnya. (fiq/c19/ady)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
