Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 September 2024 | 00.34 WIB

Jan Olde Riekerink Ketar-ketir dengan Simbol Hiu dan Buaya yang Mirip dengan Gaya Bermain Persebaya Surabaya

Jan Olde Riekerink nampak ketar-ketir dengan permainan Persebaya Surabaya yang mirip ikon Kota Surabaya dengan simbol hiu dan buaya. (Instagram @dewaunitedfc/Radar Surabaya) - Image

Jan Olde Riekerink nampak ketar-ketir dengan permainan Persebaya Surabaya yang mirip ikon Kota Surabaya dengan simbol hiu dan buaya. (Instagram @dewaunitedfc/Radar Surabaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan kembali bertarung di lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2024/2025. Malam ini, Jumat, 27 September 2027, Green Force akan menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.00 WIB ini menjadi krusial bagi Persebaya Surabaya. Tim asuhan Paul Munster bertekad meraih kemenangan dan melanjutkan tren positif mereka.

Namun, Dewa United bukanlah lawan yang mudah. Musim lalu, mereka berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-0 di Gelora Bung Tomo.

Meskipun begitu, Paul Munster percaya diri dengan skuadnya yang saat ini lebih kuat. Dia menegaskan bahwa Persebaya Surabaya saat ini sudah jauh berbeda dengan tim yang kalah musim lalu.

"Memang Persebaya kalah tahun lalu. Namun, kami kini memiliki tim yang lebih kuat, memiliki tim baru, jadi semuanya baru," tegas Munster dalam konferensi pers jelang laga, Kamis (27/9).

Meskipun merasa percaya diri, Munster tidak meremehkan kekuatan Dewa United. Dia tahu bahwa tim asal Tangerang Selatan itu memiliki kualitas yang harus diwaspadai.

"Kami siap untuk pertandingan nanti. Kami tidak boleh meremehkan lawan, karena Dewa United adalah tim kuat," lanjut Munster.

Sejauh ini, Persebaya Surabaya telah bertemu Dewa United empat kali. Dari pertemuan tersebut, Persebaya Surabaya berhasil menang dua kali, satu kali seri, dan satu kali kalah.

Namun, Dewa United memiliki keunggulan tersendiri dengan deretan mantan pemain Persebaya Surabaya di dalam skuad mereka. Nama-nama seperti Reva Adi, Alta Ballah, Ricky Kambuaya, Achmad Nufiandani, Taisei Marukawa, hingga Ady Setiawan menjadi ancaman tersendiri.

Kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, tetap optimistis menghadapi laga nanti. Menurutnya, kehadiran para mantan pemain Persebaya Surabaya di kubu Dewa United bukanlah hal yang perlu ditakutkan.

"Mereka punya beberapa pemain yang pernah bermain di sini, juga banyak pemain bagus. Namun, fokus kami adalah berjuang untuk meraih kemenangan. Fokus pada tim sendiri," ujar Bruno Moreira singkat.

Persebaya Surabaya saat ini memimpin puncak klasemen dengan koleksi 16 poin dari enam pertandingan. Kemenangan di laga melawan Dewa United sangat penting untuk menjaga jarak dengan Borneo FC di peringkat kedua.

Namun, di kubu Dewa United, pelatih Jan Olde Riekerink terlihat ketar-ketir menjelang pertandingan ini. Dewa United baru menang sekali dalam enam pertandingan, membuat posisi mereka di klasemen kurang ideal.

Jan Olde Riekerink mengakui laga tandang ke Surabaya akan menjadi tantangan besar. Meskipun musim lalu mereka berhasil menang di sana, kali ini situasinya berbeda.

"Mereka tim yang berbahaya, secara menyerang mereka seperti hiu. Mereka memiliki Malik, Rivera, Bruno, juga Flavio," ungkap Jan Olde Riekerink.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore