Muhammad Ferarri melawan Dewa United FC di Stadion Utama GBK, Senin (16/9). (Dokumentasi Persija)
JawaPos.com–Persija Jakarta gagal meraih poin penuh di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Terbaru, skuad Macan Kemayoran, julukan Persija, harus puas hanya dapat satu angka setelah bermain imbang tanpa gol dengan Dewa United FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (16/9) malam.
Ini menjadi imbang kedua yang didapat Persija Jakarta di Liga 1 2024/2025. Sebelumnya mereka dapat hasil serupa saat melakoni laga tandang kontra Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul pada pekan ketiga. Kala itu hasil seri 0-0.
Hasil imbang ini tak lepas dari permainan Persija yang tak sepenuhnya mulus sepanjang laga. Terutama pada awal pertandingan, di mana mereka mengawali dengan buruk meski berstatus sebagai tuan rumah.
Alih-alih memegang kendali permainan, justru Dewa United yang mendominasi. Situasi itu terjadi selama kurang lebih pada 20 menit awal. Namun perlahan tapi pasti, Persija mulai keluar dari tekanan. Kedua tim pun jadi saling berbalas serangan.
Tapi sepanjang pertengahan babak pertama itu tak ada peluang yang tercipta karena setiap upaya percobaan yang diciptakan baik Persija maupun Dewa United selalu dihadang pemain bertahan.
Persija baru mulai leluasa dalam bermain dan menyerang menjelang paro awal berakhir. Peluang paling nyata adalah menit ke-41, di mana Gustavo Almeida dari sisi kanan penyerangan melakukan tembakan plesing ke area kiri gawang Sonny Stevens. Sayang sepakannya masih membentur tiang gawang.
Empat menit kemudian, giliran Maciej Gajos yang mengancam. Bekerja sama dengan Ryo Matsumura dan Gustavo, pemain asal Polandia melepaskan tambakan. Tapi masih tendangannya melambung. Kedudukan 0-0 pun bertahan hingga jeda.
Pada babak kedua, Persija semakin gencar menyerang. Peluang emas pun didapat saat laga baru jalan semenit, di mana Ryo melepaskan tendangan keras. Tapi ada Sonny yang mepisnya.
Dewa United bukan diam begitu saja. Mengandalkan serangan balik, Tangsel Warriors mengancam pada menit ke-51 lewat sepakan Ahmad Nufiandani. Tapi peluang itu belum membuahkan gol.
Memasuki menit ke-60, Persija mendapatkan kesempatan melalui Ryo yang berusaha mengancam di kotak penalti tapi terjatuh saat berduel dengan Sonny. Situasi itu membuat wasit Candra menggunakan VAR sebelum memutuskan titik putih.
Setelah memantau VAR, wasit Candra memutuskan tidak ada penalti. Pasalnya, Ryo ternyata lebih dahulu terjebak offside sesaat sebelum berduel dengan kiper Sonny Stevens.
Persija belum berhenti melancarkan serangan. Bahkan bek Rizky Ridho Ramadhani sampai ikut mengancam gawang Dewa United melalui sundulan memanfaatkan umpan tendangan bebas Firza Andika. Tapi sundulan eks Persebaya Surabaya itu masih menyamping.
Tak lama setelah mengancam, Rizky Ridho beralih menjadi pahlawan. Tepatnya saat Altalariq Ballah, sudah berhadapan 1 vs 1 dengan kiper Persija Carlos Eduardo. Tapi Rizky Ridho tiba-tiba menggagalkan peluang emas tersebut.
Memasuki menit ke-83, giliran kapten Dewa United FC Risto Mitrevski yang menciptakan peluang. Memanfaatkan tendangan bebas, dia coba mengancam melalui tandukan kepala. Tapi sundulannya masih terlalu lemah dan bisa diantisipasi Carlos Eduardo.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
