
WONDERKID: Marselino Ferdinan ikut ucapkan ulang tahun kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama kakaknya Oktafianus Fernando yang juga pemain Persebaya Surabaya. (Instagram Marselino Ferdinan)
JawaPos.com - Rumor mengenai kepulangan Marselino Ferdinan ke Persebaya Surabaya semakin ramai diperbincangkan di kalangan pecinta sepak bola. Namun, Surabaya Jersey Community (SJC) tampaknya memiliki pandangan berbeda.
Dalam wawancara dengan beberapa anggota SJC, mayoritas mendukung mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu untuk tetap berkarir di Eropa demi perkembangan dan masa depan kariernya. Eri Krisna, salah satu anggota SJC, menegaskan pentingnya Marselino bertahan di Eropa.
"Untuk Marselino lebih baik tetap bertahan di Eropa, tetap berjuang mencari pengalaman di sana. Masih muda, masih panjang perjalanan, serap pengalaman dan ilmu sebanyak-banyaknya di luar sana. Semangat, Marselino!" tegas Eri.
Senada dengan Eri, Amir Aed Alkatiri menyebutkan bahwa Marselino sebagai wonderkid dari Surabaya memiliki peluang lebih besar untuk berprestasi di Eropa.
"Marsel adalah wonderkid dari Surabaya. Usianya masih muda, peluang prestasi sebagai atlet bola lebih terbuka di Eropa. Menjadi kebanggaan warga Surabaya jika Marsel bisa sukses di Eropa," katanya.
Galih Indra juga berpendapat bahwa Marselino sebaiknya tetap di Eropa karena potensi besar yang dimiliki pemain jebolan akademi Persebaya Surabaya tersebut.
"Marselino jauh lebih baik tetap stay di Eropa. Marsel adalah pemain dengan potensi yang sangat baik dan kita percaya seiring berjalannya waktu dia akan mendapat menit bermain yang lebih banyak. Karena untuk sekarang kita sudah lihat bahwa 'kelas' permainan Marsel sudah jauh berbeda dengan pemain lokal. Sehingga ketika kelak di usia emas, dia bisa membawa dampak yang jauh lebih besar untuk timnas," ujarnya.
Saiful Hasan Basri menambahkan bahwa meski Persebaya membutuhkannya, Marselino sendiri dan Timnas Indonesia membutuhkan pengalaman dari kompetisi Eropa untuk perkembangan ke depan.
"Persebaya membutuhkanmu, tapi kamu sendiri dan timnas Indonesia butuh tim Eropa untuk langkah ke depan dan karir. Lebih baik bertahan dan terus berkarir di Eropa," ngkapnya.
Abdul Rahman Saleh memberikan pandangan bahwa ekosistem sepak bola Eropa lebih kompetitif dan baik untuk perkembangan Marselino.
"Bertahan di Eropa, karena ekosistem di sana lebih baik, lebih kompetitif jadi baik untuk Marselino sendiri dan timnas Indonesia. Apalagi yang menonjol dari Marsel adalah cepat beradaptasi (adaptability). Terbukti tidak ada kendala saat di Persebaya, timnas, dan DMSK Deinze. Semoga Marsel dapat pelabuhan klub dengan budaya sepak bola yang baik di Eropa seperti Inggris, Jerman, Belanda, Spanyol, dll," sebut Abdul Rahman Saleh.
Di sisi lain, Dani Fazri menambahkan, "Stay di Eropa, ambil klub yang kasih menit bermain lebih dari klub sebelumnya," tuturnya.
Nurcahyo Arif Wibowo memberikan pandangan yang lebih seimbang, menekankan bahwa keputusan akhir tergantung pada prioritas pribadi Marselino.
"Keputusan Marselino untuk bertahan di Eropa atau pulang ke Persebaya tergantung pada prioritas dan tujuan pribadinya. Jika dia ingin terus mengembangkan karier sepak bolanya di level yang lebih tinggi dan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di tingkat internasional, bertahan di Eropa mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, jika dia lebih memprioritaskan kenyamanan dan kebanggaan bermain untuk klub asalnya, pulang ke Persebaya bisa menjadi opsi yang menarik. Intinya, keputusan terbaik adalah yang sesuai dengan impian dan ambisi Marselino," ungkapnya.
Terakhir, Toni Subagiyo menegaskan pentingnya persaingan yang lebih ketat di Eropa untuk mengasah keterampilan Marselino. "Lebih baik tetap main di Eropa. Untuk lebih mengasah skill dengan persaingan yang lebih ketat di sana," bebernya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
