Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Juni 2024 | 19.50 WIB

Kesal dengan Kondisi Rumput di SUGBK, Shin Tae Yong: Jangan Dipakai Konser, Perbanyak Sepak Bola

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, melontarkan kritik pedas terhadap kondisi rumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). - Image

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, melontarkan kritik pedas terhadap kondisi rumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

JawaPos.com — Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, melontarkan kritik pedas terhadap kondisi rumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) setelah timnya menang 2-0 atas Filipina dalam matchday terakhir Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan yang berlangsung pada Selasa (11/6/2024) malam WIB itu menghasilkan dua gol yang dikemas oleh Thom Haye (32’) dan Rizky Ridho (56’).

Meski Timnas Indonesia meraih hasil positif, kondisi rumput di stadion kebanggaan Tanah Air tersebut menjadi sorotan. Rumput SUGBK tampak tidak ideal dengan banyaknya area yang berwarna cokelat dan botak di sejumlah sisi. Hal ini menjadi perhatian khusus Shin Tae-yong yang langsung menyampaikan kritiknya kepada pihak pengelola stadion.

Shin Tae-yong menilai bahwa kondisi rumput SUGBK tidak mendukung permainan sepak bola yang optimal. Rumput yang tidak rata dan tidak terawat dengan baik mempengaruhi performa para pemain di lapangan. Pelatih asal Korea Selatan ini mengungkapkan kekecewaannya dan berharap agar SUGBK lebih difokuskan untuk kegiatan sepak bola, bukan konser.

“Seperti yang dilihat, memang kondisi rumput kurang baik,” kata Shin Tae-yong dalam sesi jumpa pers di SUGBK pada Selasa (11/6/2024). “Saya berharap semoga di lapangan bola tidak diadakan konser lagi, tetapi lebih banyak kegiatan sepak bola,” ujarnya.

SUGBK memang tidak hanya digunakan untuk kegiatan olahraga sepak bola, tetapi juga untuk menggelar berbagai acara besar, termasuk konser musik. Terkini, konser grup K-Pop, NCT Dream, yang berlangsung pada Sabtu (18/5/2024) menjadi penyebab utama kerusakan rumput stadion. Meski pihak pengelola GBK berulang kali menyatakan bahwa kondisi rumput akan pulih setelah konser, kenyataannya rumput belum sepenuhnya pulih saat pertandingan melawan Filipina.

Kritik Shin Tae-yong ini juga didukung oleh bek timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, yang sebelumnya sudah mengeluhkan kondisi rumput SUGBK seusai laga melawan Irak pada Kamis (6/6/2024). Menurut Asnawi, kondisi lapangan yang kurang baik sangat mempengaruhi permainan para pemain timnas Indonesia.

“Kondisi lapangan kurang baik. Memang sudah diperingatkan beberapa minggu sebelumnya kalau SUGBK kami berharap jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya saat melawan Vietnam,” kata Asnawi pada Kamis (6/6/2024).

“Memang ada perubahan, tetapi tidak jauh berbeda. Beberapa struktur lapangan yang tak cukup rata berpengaruh untuk para pemain,” jelasnya.

Kondisi rumput yang tidak ideal ini tentunya menjadi perhatian serius bagi timnas Indonesia yang sedang berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Lapangan yang baik dan sesuai standar internasional sangat diperlukan untuk mendukung performa optimal para pemain. Selain itu, dengan semakin banyaknya pertandingan penting yang akan digelar di SUGBK, kondisi lapangan yang prima adalah suatu keharusan.

Kritik yang dilontarkan oleh Shin Tae-yong dan Asnawi Mangkualam Bahar ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pengelola SUGBK. Penting bagi pihak pengelola untuk mempertimbangkan prioritas penggunaan stadion, mengingat SUGBK adalah salah satu stadion utama yang digunakan timnas Indonesia. Menjaga kondisi rumput tetap baik dan siap pakai untuk pertandingan sepak bola seharusnya menjadi prioritas utama.

Sebagai stadion terbesar dan termegah di Indonesia, SUGBK memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sepak bola nasional. Penggunaan stadion untuk berbagai acara memang tak terelakkan, namun keseimbangan antara pemakaian untuk konser dan pertandingan sepak bola harus diperhatikan. Shin Tae-yong berharap bahwa di masa depan, SUGBK bisa lebih difokuskan untuk kegiatan sepak bola, sehingga kondisi lapangan selalu dalam keadaan baik dan siap pakai.

Kemenangan 2-0 atas Filipina menjadi momentum penting bagi timnas Indonesia yang berhasil lolos ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, kemenangan ini juga menjadi pengingat bahwa ada banyak aspek yang perlu diperhatikan untuk mendukung performa timnas, termasuk kondisi lapangan. Dengan perbaikan kondisi rumput dan fasilitas lainnya, diharapkan timnas Indonesia bisa terus tampil maksimal di setiap pertandingan.

Sebagai penutup, kritik Shin Tae-yong ini bukanlah tanpa alasan. Kondisi lapangan yang baik adalah salah satu faktor penting dalam mendukung performa pemain. Oleh karena itu, perhatian serius dari pihak pengelola SUGBK dan pihak terkait lainnya sangat diperlukan untuk memastikan bahwa stadion ini selalu dalam kondisi terbaik untuk mendukung timnas Indonesia meraih prestasi di kancah internasional. Dengan demikian, harapan Shin Tae-yong agar SUGBK lebih banyak digunakan untuk sepak bola daripada konser dapat terwujud, demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore