
Dendy Sulistyawan akan memberikan segalanya bersama Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. (Instagram/@dendy_22)
JawaPos.com – Nama Dendy Sulistyawan menjadi perbincangan hangat setelah mendapatkan sejumlah cibiran karena dianggap tak layak bermain untuk Timnas Indonesia.
Apalagi, sejak dicoretnya Saddil Ramdani, nama Dendy Sulistyawan makin mendapat sorotan tajam dari suporter.
Para supporter beranggapan bahwa lebih baik mencoret Dendy daripada Saddil. Bahkan, tuduhan miring seperti pemain titipan, sering menerpa pemain Bhayangkara FC tersebut.
Sebelum itu, kritikan juga ditujukan pada Shin Tae-yong yang lebih memilih memanggil Dendy yang melempem di Borneo FC daripada Stefano Lilipaly yang sedang mentereng bersama tim yang sama.
Menilik statistik di Liga 1, Dendy telah bermain dalam 22 laga. Dia bermain selama 1.759 menit, dengan catatan 1 gol dan 3 assist. Hal itu pula yang membuat isu Dendy sebagai pemain titipan semakin ramai dibicarakan.
Dilansir dari Youtube Bung Ropan via Ronny Pangemanan, Sumardji selaku Kepala Badan Tim Nasional (BTN) menegaskan bahwa pemilihan pemain 100 persen dari Shin Tae-yong, termasuk pemanggilan Dendy.
"Soal pemilihan pemain itu ranahnya Shin Tae-yong. Dia yang bertanggung jawab memilih pemain, karena dia yang tahu sesuai keinginannya," kata Sumardji.
Meski mendapat banyak cibiran dari pendukung timnas, Dendy justru menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Lamongan.
Sebagai produk akademi Persela Lamongan, Dendy Sulistyawan memulai kariernya profesionalnya bersama Laskar Joko Tingkir pada 2015. Kemudian, dia mulai bermain secara reguler pada 2016 di Torabika Soccer Championship.
Pada musim itu, Dendy bersama Saddil Ramdani menjadi dua anak muda yang menjadi andalan Persela Lamongan dan mencuri hati LA Mania.
Namun, kepergian pria kelahiran 12 Oktober 1996 ke Bhayangkara FC pada 2017 membuat hubungannya dengan pendukung Persela memanas. Bahkan, ketika The Guardian bertandang ke Lamongan, banner ‘No Dendy, No Problem’ dipasang di salah satu sudut Stadion Surajaya.
Ketegangan hubungan Dendy dan LA Mania kini mulai mereda, apalagi ketika di paruh kedua musim 2018, sang pemain memutuskan untuk kembali ke Stadion Surajaya dengan status pinjaman dari Bhayangkara FC.
Sebagai akamsi (anak kampung sini) alias putra daerah Lamongan, Dendy adalah sosok yang berbeda ketika bermain untuk Persela. Di laga debut keduanya bersama Laskar Joko Tingkir, Dendy mampu mencetak hattrick saat melawan Persipura di Surajaya.
Hal tersebut membuat ketegangannya dengan para supporter benar-benar menjadi hangat.
Pentingnya dukungan dari warga Lamongan terhadap Dendy Sulistyawan menjadi poin kunci dalam perjalanannya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
