Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 November 2023 | 16.54 WIB

Ricuh! Supporter Mengaku Keadaan Penuh Emosi Usai Pertandingan Gresik United vs Deltras FC Hingga Polisi Tembak Gas Air Mata

Para suporter Ultras Ricuh usai Gresik United kalah saat melawan Deltras FC dengan Skor 1-2 di Stadion Gelora Joko Samudro, Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Sumber: Radar Gresik/Yudhi - Image

Para suporter Ultras Ricuh usai Gresik United kalah saat melawan Deltras FC dengan Skor 1-2 di Stadion Gelora Joko Samudro, Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Sumber: Radar Gresik/Yudhi

JawaPos.com - Gresik United kalah dikandang dendiri saat melawan Deltras FC dengan skor 1-2. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Kecamatan Kebomas, Minggu (19/11).

Ironisnya, kekalahan tersebut tidak bisa diterima begitu saja oleh suporter Gresik United alias ULtras Mania dan berakhir ricuh.

Mereka meluapkan kemarahannya dengan cara berusaha mendatangi ruang VIP dan ruang ganti pemain.

Namun, upaya ratusan suporter yang ingin menyampaikan aspirasinya kepada pemain tidak bisa terlaksana karena dihalangi oleh personil kepolisian yang sejak awal siaga.

Menurut laporan dari Radar Gresik, bentrokan terjadi di depan pintu akses VIP Stadion Gelora Joko Samudro.

Awalnya sejumlah kelompok suporter dari kelas Ekonomi melempar batu ke polisi, lemparan itu memprovokasi suporter lain untuk ikut melakukan tindakan yang sama.

Kemudian, polisi bertindak preventif dengan menghalau para suporter menggunakan imbauan maupun berlindung dengan tameng.

Namun emosi suporter semakin menjadi dan keadaan semakin chaos sehingga akhirnya gas air mata ditembakkan.

Moch Bahul (24) yang merupakan salah satu suporter mengaku tidak tahu secara pasti penyebab awal bentrokan. Namun saat terjadi kericuhan dia berlari ke arah parkiran.

"Saat saya tiba di area parkir ternyata sudah ada asap. Belakangan saya tahu itu gas air mata," kata dia.

Aloka (22), suporter lain mengaku dia merintih kesakitan setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh jajaran kepolisian. Padahal dia saat itu ingin keluar area stadion.

"Saya dibantu petugas TNI dan suporter lain keluar stadion. Mata sudah perih," pungkasnya.

Dari kericuhan tersebut, sejumlah korban luka - luka, beberapa suporter dan sejumlah anggota polisi dilarikan di sejumlah rumah sakit di Gresik.

Informasi yang dihimpun, para korban luka - luka mendapatkan perawatan di RS di Gresik.

Sejumlah korban yang dirawat di Faskes terdekat RSUD Ibnu Sina (4 Suporter), RS Semen Gresik (4 Anggota Polisi dan 7 Suporter).

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore