Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Februari 2017 | 02.08 WIB

Demi Karir dan karena Kurang Dihargai di Sidoarjo

AREK SIDOARJO: Hariono berkembang bersama Persib Bandung. - Image

AREK SIDOARJO: Hariono berkembang bersama Persib Bandung.


JawaPos.com- Lahir di Sidoarjo, dibina di Surabaya, dan kini malah menjadi legenda di Bandung. Hariono hanyalah secuil contoh pemain asal Sidoarjo yang karirnya justru melesat di luar kota kelahiran. ”Saya pindah dari Deltras (Sidoarjo, Red) ketika itu karena ingin bisa semakin berkembang (dengan pindah klub),” ujar gelandang yang sejak 2008 setia membela Persib Bandung tersebut.



Nama Uston juga melambung bersama Persebaya. Demikian pula Lucky Wahyu dan Rendy Irwan. Dari klub-klub di luar Sidoarjo itu, tiga pemain asal Kampung Klagen, Sidoarjo, tersebut bisa menembus tim nasional. Baik senior maupun kelompok umur.



Uston menyatakan, dirinya memilih berproses di Surabaya sejak belia. Sebab, ketika itu kompetisi internal di Sidoarjo belum berkembang. ”Semua pemain di sekitar Surabaya saat itu berkiblat ke Persebaya,” katanya.



Rendy mengaku pernah ditawari bergabung dengan Deltras pada 2009–2010. Namun, dia memilih Mitra Kukar yang dirasa memberi kesempatan lebih besar untuk berkembang. ”Waktu itu saja diajak Abah Taqim (Mustaqim, pelatih PS TNI sekarang),” kenangnya.



Istiko Hadi Susanto, pembina PSM Masangan, klub anggota internal Persida, membenarkan bahwa pengelolaan klub yang tidak profesional menjadi alasan banyaknya pemain Sidoarjo yang keluar. ”Pemain seharusnya perlu dimotivasi. Misalnya, ketika juara dijanjikan mendapat bonus. Kalau tidak, pemain usia 17 tahun ke atas yang sudah cari makan sendiri pasti bertanya, mohon maaf, nanti di Sidoarjo dapat apa,” jelasnya.



Minimnya penghargaan kepada pemain tersebut juga diakui Yahdar Umar Balahmar, pembina klub internal PSSH. ”Ada celetukan kepada pemain, ’Kamu itu bela Sidoarjo sendiri kok minta mahal’. Yang seperti itu nggak bisa, namanya juga orang kerja,” ungkap pria yang juga adik Ketua Askab PSSI Sidoarjo Ahmad Riyadh tersebut. (rpd/c16/ttg)










Editor: Miftakhul F.S
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore