
Julian Alvarez (fotmob)
JawaPos.com - Saga transfer Julián Álvarez memasuki fase paling panas menjelang penutupan bursa transfer pada 1 September. Sang penyerang ingin meninggalkan Atlético Madrid, Barcelona menjadi klub impiannya, sementara Arsenal terus mengamati situasi untuk mencari celah.
Di tengah kebuntuan tersebut, hubungan Álvarez dengan Atlético dan para pendukungnya juga semakin tegang. Bahkan, pemain Argentina itu sudah menerima cemoohan dari suporter dalam pertandingan melawan Villarreal.
Lantas, bagaimana sebenarnya saga ini bisa menjadi begitu rumit?
Álvarez Sudah Terang-terangan Ingin Pergi
Melansir Football360, keinginan Álvarez untuk meninggalkan Atlético bukan lagi sekadar rumor.
Setelah Argentina menang 2-0 atas Austria di Piala Dunia, sang striker mengakui bahwa dirinya sudah berbicara dengan pihak klub dan berharap transfer bisa terjadi.
“Saya rasa ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini, tetapi saya juga tidak bisa menyembunyikannya. Saya mencoba untuk menjadi orang yang jujur. Saya telah berbicara dengan orang-orang di klub, dengan mereka yang perlu saya ajak bicara.”
Ia kemudian menambahkan:
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
