
Tolu Arokodare. (Wolverhampton Wanderers)
JawaPos.com – Persiapan Wolverhampton Wanderers menghadapi musim 2026/2027 di Championship berubah menjadi kekacauan pada Senin (20/7) waktu setempat. Sesi latihan dibatalkan akibat penolakan seorang pemain untuk meninggalkan lapangan.
Penyerang Tolu Arokodare bersikeras bertahan di posisinya untuk bergabung latihan saat manajer baru Wolves, Cesar Peixoto, memintanya untuk tidak berlatih bersama tim utama mengawali pramusim kali ini.
Pihak Wolves bahkan mengerahkan pengamanan tambahan di lokasi latihan mereka, Compton Park, guna mencegah pemain berusia 25 tahun itu masuk ke area tersebut karena sudah diinstruksikan oleh sang pelatih.
Arokodare, yang musim lalu membela Wolves saat tim terdegradasi dari Premier League, sempat menghadapi tindakan disipliner pada April setelah terlibat perkelahian fisik dengan rekan setimnya, Mateus Mane, usai kekalahan telak 0–4 dari West Ham.
Sang striker tidak akan disertakan dalam skuad yang bertolak ke Maidenhead untuk melakoni pertandingan persahabatan pramusim. Sebelumnya, Arokodare tidak ikut serta dalam rombongan tim untuk pemusatan latihan di Portugal pekan lalu.
Ia baru dipanggil menyusul cedera Adam Armstrong. Sementara sang pelatih Peixoto, yang baru bergabung dari Gil Vicente pada Juni lalu, menegaskan bahwa ia akan menerapkan sikap tegas terhadap para pemainnya sembari mengungkap ambisinya bersama tim.
Baca Juga:Arsenal Ditahan Klub Juru Kunci Wolverhampton Wanderers, Rawan Tergusur Manchester City Awal Maret
“Pertama, saya adalah pelatih yang sangat tegas. Namun, saya percaya pada pemberian kebebasan dan tanggung jawab maksimal kepada orang lain (pemain). Saya ingin kita bekerja sebagai tim dan satu kesatuan serta membangun lingkungan yang baik,” buka Peixoto.
“Hal ini penting bagi saya, tetapi saya tahu betul apa yang saya inginkan dari tim. Saya ingin tim saya bermain terorganisasi, baik saat menguasai bola maupun tidak. Kedua, saya menginginkan tim yang bermain dengan intensitas tinggi, agresif, dan mampu memenangkan duel.
“Ketiga, saya ingin memperlihatkan kualitas para pemain. Bermain menyerang dan mencoba melakukan tekanan tinggi. Berusaha menjadi pengendali permainan. Saya ingin memenangkan pertandingan, tetapi saya ingin menang sembari memainkan sepak bola yang bagus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
