
Personel grup band Kasabian Serge Pizzorno pendukung klub Leicester City. (Istimewa)
JawaPos.com - Momen kejayaan Leicester City saat menjuarai Premier League 2015/2016 masih dikenang sebagai salah satu kisah paling ajaib dalam sejarah sepak bola Inggris. Namun sepuluh tahun setelah keajaiban itu terjadi, nasib The Foxes justru berbalik drastis.
Klub yang dulu membuat dunia tercengang kini dipastikan akan bermain di League One atau kasta ketiga sepak bola Inggris musim depan setelah kembali terdegradasi. Situasi ini membuat publik kembali mengingat ucapan pentolan band Serge Pizzorno yang pernah viral usai Leicester City menjadi juara liga Inggris.
Dalam sebuah wawancara beberapa tahun lalu, Serge yang dikenal sebagai fans garis keras Leicester City sempat mengatakan bahwa dirinya tidak peduli jika tim kesayangannya harus turun divisi setelah meraih gelar Premier League.
”Kami adalah kampiun Premier League. Setelah ini, andai kami terdegradasi sampai level Conference dan bermain di sana selama 10 tahun, saya tidak peduli. Hal itu tidak akan menghapus fakta Leicester juara Premier League,” ujar Serge saat itu.
Ucapan tersebut kini kembali ramai dibahas di media sosial setelah Leicester benar-benar mengalami penurunan performa dalam beberapa musim terakhir. Banyak fans menganggap pernyataan Serge terdengar seperti candaan, tetapi kini terasa seperti ramalan yang menjadi kenyataan.
Nama Serge Pizzorno sangat identik dengan Leicester City. Bersama band rock asal Leicester, Kasabian, dia kerap terlihat hadir mendukung tim kesayangannya di stadion maupun dalam berbagai acara perayaan klub.
Saat Leicester menjuarai Premier League pada 2016, suasana kota berubah menjadi pesta besar. Tidak banyak yang percaya tim asuhan Claudio Ranieri mampu mengalahkan klub-klub raksasa seperti Arsenal, Manchester City, hingga Chelsea.
Bahkan pada awal musim, peluang Leicester menjadi juara disebut mencapai 5000 banding 1 oleh bandar taruhan Inggris. Namun perlahan, Jamie Vardy dan kawan-kawan berhasil membungkam keraguan hingga akhirnya mengangkat trofi liga.
Kini, satu dekade setelah kisah dongeng itu tercipta, Leicester harus menerima kenyataan pahit turun hingga League One. Meski begitu, sebagian suporter tetap mencoba melihat sisi positif dari perjalanan klub mereka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
