
Liam Rosenior kecewa Brighton tundukkan Chelsea 3-0. (YouTube BeanymanSports)
JawaPos.com - Brighton & Hove Albion kalahkan Chelsea 3-0 dalam pekan ke-34 Premier League di American Express Stadium, Falmer, Inggris, pada Rabu (22/4). Hasil itu semakin memperburuk performa Chelsea sekaligus meningkatkan tekanan terhadap sang pelatih Liam Rosenior.
Sejak awal pertandingan, Brighton langsung tampil agresif dan membuka keunggulan cepat pada menit ke-3. Gol dicetak oleh Ferdi Kadioglu setelah sebelumnya tembakan Kaoru Mitoma sempat ditepis kiper Robert Sanchez.
Chelsea kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak pertama. Minimnya kreativitas di lini depan membuat mereka gagal menciptakan peluang berbahaya. Hingga jeda, Brighton tetap unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Jack Hinshelwood menggandakan keunggulan untuk Brighton melalui serangan balik cepat usai menerima asis dari Georginio Rutter pada menit ke-56. Chelsea mencoba membalas lewat beberapa pergantian pemain, termasuk memasukkan Alejandro Garnacho dan Marc Guiu.
Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Dilansir dari ESPN, Chelsea bahkan tercatat tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Chelsea justru kembali kebobolan di masa tambahan waktu. Pada menit 90+1, Danny Welbeck yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol ketiga Brighton setelah memanfaatkan umpan Maxim De Cuyper.
Kemenangan itu membuat Brighton naik ke posisi keenam klasemen sementara, menyalip Chelsea dalam perburuan tiket kompetisi Eropa. Tim berjuluk The Seagulls itu juga memperpanjang tren positif dengan meraih 19 poin dari delapan laga terakhir.
Sebaliknya, Chelsea mengalami kemerosotan tajam. Kekalahan itu menjadi yang kelima secara beruntun di Premier League tanpa mencetak gol, sebuah catatan terburuk mereka sejak 1912. Situasi itu pun memicu kekecewaan besar dari para pendukung yang bahkan melontarkan chant negatif kepada Rosenior sepanjang babak kedua.
Dalam pernyataannya usai laga yang dikutip dari situs resmi Chelsea, Rosenior mengakui performa timnya jauh dari kata layak. “Dalam hal dasar dan kebanggaan mengenakan seragam, itu tidak bisa diterima,” ujarnya.
Rosenior juga menyoroti rendahnya intensitas permainan timnya, termasuk kalah dalam mayoritas duel di lapangan. “Kami kalah dalam 80 persen duel, bahkan tidak memenangkan duel udara. Dua gol terjadi karena kami gagal mengantisipasi bola atas. Dengan kesalahan seperti itu, Anda tidak akan memenangkan pertandingan,” tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
