Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 13.59 WIB

Eksklusif: Cerita Eric Kyama Somasi Arsenal Meski Jadi Fans Selama 24 Tahun karena Ulah Mikael Arteta

Eric Kyama, fans Arsenal asal Uganda, viral setelah melayangkan somasi bernada satire kepada klub idolanya. (Erick Kyama for JawaPos.com) - Image

Eric Kyama, fans Arsenal asal Uganda, viral setelah melayangkan somasi bernada satire kepada klub idolanya. (Erick Kyama for JawaPos.com)

JawaPos.com–Kesetiaan seorang penggemar sepak bola biasanya tak lekang oleh waktu, tetapi kisah satu ini justru berbelok ekstrem. Seorang fans Arsenal bernama Eric Kyama memilih melayangkan somasi setelah kecewa berat pada performa tim kesayangannya.

Pria asal Uganda itu mengaku sudah mendukung Arsenal sejak 2002, atau lebih dari dua dekade. Namun, kesabaran panjang itu seperti runtuh setelah penampilan tim yang dianggap jauh dari harapan Eric Kyama.

Eric Kyama bahkan menyiapkan langkah hukum yang tak biasa bagi seorang fans sepak bola. Dia menuding klub dan manajer Mikel Arteta melakukan kelalaian profesional hingga menyebabkan tekanan emosional bagi para pendukung Arsenal.

Aksi tersebut bermula dari performa Arsenal saat menghadapi AFC Bournemouth yang dinilai sangat mengecewakan. Dalam surat resminya, Kyama menilai tim tampil tanpa semangat, tanpa arah, dan kehilangan identitas permainan.

Dia menuliskan surat panjang yang dikirim ke markas Arsenal di London sebagai bentuk protes serius. Surat itu berisi tuduhan mulai dari kelalaian profesional, ketidakmampuan taktis, hingga penyimpangan nilai klub.

Dalam dokumen tersebut, Kyama menilai para pemain tidak menunjukkan etos kerja yang layak. Dia menyebut tidak ada urgensi dan kesungguhan dalam permainan yang ditampilkan di lapangan.

Tak hanya pemain, Arteta juga menjadi sasaran kritik tajam. Kyama secara terbuka mempertanyakan kapasitas taktis sang pelatih yang dianggap gagal membaca jalannya pertandingan.

”Kelalaian profesional: Para pemain menunjukkan kurangnya ketekunan, bermain tanpa tujuan atau urgensi yang jelas,” tulis Kyama dalam suratnya.

Dia menilai kondisi tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab profesional. Lebih jauh, dia menyoroti dampak emosional yang dirasakan para penggemar global. Menurut dia, fans telah menginvestasikan waktu, emosi, bahkan uang untuk mendukung klub.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore