
Video lama perayaan Senegal juara AFCON disalahartikan sebagai aksi membawa trofi ke markas militer. (Instagram @gaindeyi)
JawaPos.com - Kabar mengejutkan beredar luas di media sosial tentang pelatih kepala Senegal, Pape Thiaw, yang disebut-sebut membawa trofi Piala Afrika (AFCON) ke markas militer. Narasi ini langsung memicu spekulasi panas seolah ada konflik besar antara Senegal dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Isu tersebut semakin liar setelah sebuah video viral memperlihatkan Thiaw memegang trofi AFCON dengan pengawalan ketat dari personel militer.
Dalam video itu, suasana terlihat serius, seakan trofi tersebut sedang diamankan dari ancaman tertentu.
Unggahan akun X @topskillsportuk ikut memperkeruh suasana dengan klaim dramatis.
“BERITA TERKINI: Pelatih Senegal membawa Piala Afrika ke pangkalan militer mereka hari ini. Kini berada di tengah-tengah kamp militer mereka. Melindungi apa yang menjadi hak mereka,” tulis akun tersebut.
Narasi itu seolah menegaskan bahwa Senegal menolak menyerahkan trofi AFCON kepada pihak lain. Bahkan, muncul anggapan bahwa langkah tersebut adalah bentuk perlawanan terhadap keputusan kontroversial CAF.
Namun, fakta sebenarnya jauh berbeda dari cerita yang beredar. Video tersebut bukan kejadian baru, melainkan dokumentasi lama yang diunggah sejak 8 Februari 2026 di akun Instagram resmi federasi sepak bola Senegal @gaindeyi.
Saat pertama kali dipublikasikan, video itu hanya bagian dari perayaan kemenangan Senegal di Piala Afrika 2025. Caption sederhana “Respect 🫡.” menunjukkan momen kebanggaan, bukan aksi politis atau bentuk protes.
Sayangnya, video lama itu dipotong konteksnya dan disebarkan ulang dengan narasi yang menyesatkan. Publik pun dibuat percaya bahwa ada konflik besar yang sedang terjadi antara Senegal dan CAF.
Framing tersebut semakin kuat karena dikaitkan dengan kabar lain yang tak kalah kontroversial. Disebutkan bahwa CAF mencabut gelar juara Senegal secara sepihak dan memberikannya kepada Maroko.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
