
Derby Milan selalu menghadirkan drama di lapangan. (AFP/Gabriel Bouys)
JawaPos.com–Untuk pertama kalinya musim ini, dua raksasa ikonik Serie A, AC Milan dan Inter Milan akan saling bertempur dalam Derby della Madonnina, di Giuseppe Meazza pada Senin (24/11).
Kedua tim saat ini sedang bersaing ketat untuk meraih Scudetto dengan keduanya menjadi penghuni papan atas, Nerazzurri lebih baik di posisi pertama mengoleksi 24 poin. Sementara Rossoneri peringkat ketiga memiliki 22 poin.
Tuan rumah melangkah ke derbi Milan ini setelah berjaya di Eropa dengan mengalahkan Kairat 2–1, kemudian berhasil mengamankan kemenangan lain empat hari berselang, sekaligus menghentikan kebangkitan Lazio.
Meskipun demikian, semua tanda terlihat semakin membaik. Sejak menderita kekalahan beruntun pada September lalu, pasukan Cristian Chivu telah memenangkan tujuh dari delapan pertandingan liga terakhir, mencatatkan rata-rata lebih dari dua gol per pertandingan.
Sebelum menuju ibu kota Spanyol tengah pekan depan, Lautaro Martinez dkk harus menyelesaikan pertarungan satu kota pertama musim ini terlebih dahulu, setelah dominasi mereka merosot dalam beberapa pertemuan terakhir.
Kemenangan dalam derbi Milan tersebut merupakan momen kebahagiaan yang langka bagi para penggemar tim tamu yang mengalami tahun yang kacau, tetapi kembalinya pelatih veteran di awal musim ini, Massimiliano Allegri telah membawa stabilitas yang sangat dibutuhkan.
Tepat sebelum jeda, timnya kehilangan kesempatan untuk merebut posisi puncak Serie A dengan menyia-nyiakan keunggulan dua gol di markas Parma, setelah Alexis Saelemaekers dan Rafael Leao membawa mereka memegang kendali penuh di Stadio Tardini.
Setelah terpaksa puas dengan hasil imbang, Rossoneri akhirnya merosot ke posisi ketiga, dua poin di belakang Inter dan Roma, tetapi tim bermarkas di San Siro tersebut tetap menjadi kandidat Scudetto musim ini.
Tanpa pertandingan Eropa yang mengganggu jadwal, Milan secara bertahap membangun momentum, mencatatkan 10 pertandingan tak terkalahkan di Serie A dan Coppa Italia menjadi modal berharga untuk memulai pertempuran berat ini.
Derby della Madonnina pertama musim 2025/2026 bakal disiarkan secara langsung di Vidio, pada Senin (24/11), kick-off akan dimulai tepat pukul 02.45 WIB. Berikut ulasan lengkap kondisi kedua tim serta prediksi skornya.
Tuan rumah kemungkinan akan kehilangan tiga pemain kunci untuk pertandingan ini, karena Denzel Dumfries sedang berjuang melawan masalah pergelangan kaki, akan bergabung dengan Henrikh Mkhitaryan dan Matteo Darmian di bangku cadangan.
Dengan Mkhitaryan belum bisa bermain, Petar Sucic dan Piotr Zielinski bersaing untuk memperebutkan satu tempat di lini tengah, sementara pemain kidal Carlos Augusto mungkin akan menggantikan Dumfries di sayap kanan.
Chivu memiliki banyak pilihan pemain berbakat di lini depan, karena duo striker Prancis, Bonny dan Marcus Thuram akan bersaing dengan wonderkid naik daun Italia Francesco Pio Esposito untuk berpasangan dengan sang kapten Lautaro Martinez.
Stiker kelahiran Argentina berjuluk El Toro tersebut membutuhkan satu gol lagi untuk menjadi pemain Inter ketiga, bergabung dengan Roberto Baggio dan Ronaldo Nazario yang mencetak 10 gol melawan rival sekota.
Prediksi starting line-up Nerazzurri (3-5-2): Yann Sommer (kiper); Manuel Akanji, Yann Bisseck, Alessandro Bastoni (bek); Carlos Augusto, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Petar Sucic, Federico Dimarco (gelandang); Lautaro Martinez, Marcus Thuram (striker).
