
Cole Palmer mengakui bahwa kekalahan Chelsea atas Bayern Munchen dikarenakan kurangnya fokus pada lini bertahan. (Dok. Instagram Colepalmer10)
JawaPos.com - Kembalinya Chelsea ke Liga Champions berubah menjadi malam penuh penyesalan. Bukan karena lawan tampil terlalu tangguh, melainkan karena kesalahan mereka sendiri yang menghadiahkan kemenangan bagi Bayern Munchen di Allianz Arena, Kamis (18/9) dini hari.
Melansir dari Daily Mail Sport, Trevoh Chalobah mencetak gol bunuh diri, Moises Caicedo membuat pelanggaran konyol yang berbuah penalti, lalu Malo Gusto melakukan kesalahan fatal di lini belakang. Semua itu dimanfaatkan dengan dingin oleh Harry Kane untuk mengukir dua gol.
Cole Palmer sebenarnya sempat mencetak gol indah dan menjadi satu-satunya penyelamat wajah The Blues. Namun, pemain muda Inggris itu tak menutupi rasa kecewanya atas cara timnya kebobolan.
"Saya pikir kami bermain bagus. Kami menunjukkan kalau kami layak berada di sini. Tapi tiga gol yang kami terima adalah kesalahan kami sendiri. Kami punya peluang. Kami pantas mendapat hasil lebih baik dari ini," kata Palmer dikutip dari Daily Mail Sport.
Menurutnya, Chelsea sebenarnya sudah mengawali laga dengan baik, namun lini belakang yang lengah membuat semua para pemain hilang konsentrasi. "Kami punya beberapa peluang di awal. Tapi ketika membuat kesalahan di belakang, selalu sulit untuk bangkit lagi. Itu soal kurang konsentrasi, tidak bisa mengelola momen dengan benar," lanjutnya.
Palmer tetap menegaskan bahwa timnya bukan sekadar peserta pelengkap pada Liga Champions musim ini, serta memiliki ambisi untuk memenangkan setiap laga.
"Pelatih bilang sebelum laga bahwa dia tahu kami bisa bermain seimbang dengan mereka. Saya pikir kami membuktikannya meski hasil tidak berpihak. Senang bisa kembali ke kompetisi ini, tapi kami harus melangkah lebih jauh. Kami tidak datang ke sini hanya untuk belajar. Kami ingin bersaing," tegasnya.
Dikutip dari Daily Mail Sport, manajer Chelsea, Enzo Maresca juga melontarkan kritik keras. Ia menyoroti keputusan wasit asal Spanyol, Jose Maria Sanchez, yang hanya memberi kartu kuning kepada Jonathan Tah usai menjegal Joao Pedro di menit ke-29.
"Kenapa bukan kartu merah? Wasit bilang itu tidak cukup keras atau agresif. Jadi, untuk memberikan kartu merah, mereka harus melihat darah dulu? Bagi saya, itu kartu merah. Itu keputusan sulit dari wasit, tapi dia bisa saja menilainya berbeda" sindir Maresca.
Hasil ini menjadi tamparan keras bagi Chelsea untuk tetap fokus pada laga krusial untuk dapat meraih trofi si Kuping Besar. Selain itu, hasil pada laga dini hari tadi membuktikan bahwa mereka dapat mengimbangi Bayern, tetapi juga menunjukkan terdapat blunder kecil yang berdampak besar di panggung tertinggi Eropa.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
