Gagal Penalti, Kapten Manchester United Bruno Fernandes Salahkan Wasit Karena Ganggu Fokus
JawaPos.com - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, mengungkapkan kekesalannya setelah gagal mengeksekusi penalti dalam hasil imbang 1-1 melawan Fulham di Craven Cottage.
Bukan hanya soal eksekusi yang melambung, Fernandes juga menyoroti tindakan wasit Chris Kavanagh yang disebut mengganggu persiapannya.
Dalam wawancara dengan Sky Sports, Fernandes menyebut Kavanagh sempat menabraknya sebelum ia menendang bola. Namun, yang membuatnya kesal adalah sang wasit tidak memberikan permintaan maaf.
"Ya, aku kesal. Sebagai eksekutor penalti, ada rutinitas yang biasa dilakukan sebelum menendang," ujarnya.
"Wasit tidak meminta maaf. Itu yang membuatku terganggu, tapi bukan berarti itu jadi alasan kegagalan eksekusi. Aku terlalu menendang bola dengan keras dan kaki berada terlalu rendah di bawah bola, makanya bola melambung,” jelas gelandang asal Portugal tersebut.
Laga ini juga diwarnai kontroversi lain ketika Manchester United unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Rodrigo Muniz, setelah Leny Yoro terlihat mendorong Calvin Bassey.
Namun, Fulham berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Emile Smith Rowe dan memastikan kedua tim berbagi poin.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
