Giovanni Leoni capai kesepakatan dengan Liverpool. (Dok. Giovanni Leoni)
Jawapos.com - Tiga pekan jelang penutupan jendela transfer musim panas, Liverpool kembali mengejutkan publik dengan aktivitasnya mendatangkan pemain. Bek muda asal Parma, Giovanni Leoni, dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan klub Merseyside tersebut.
Dilansir dari Sky Sports, Giovanni Leoni telah terbang ke Inggris dan menjalani tes kesehatan pada Kamis (14/8). Pengumuman kedatangannya diperkirakan akan berlangsung Jumat (15/8) usai kesepakatan antarkeduanya tercapai pada Rabu (13/8) malam waktu setempat.
Pemain berusia 18 tahun ini dibeli The Reds seharga EUR 35 juta dengan tambahan bonus berdasarkan performa. Nilai itu menjadi yang tertinggi keempat dalam sejarah transfer Parma setelah Hernan Crespo, Gianluigi Buffon, dan Lilian Thuram.
Leoni akan menandatangani kontrak berdurasi enam tahun, di luar dari kebiasaan banyak transfer yang hanya menyodorkan lima tahun kontrak.
Hal ini disinyalir merupakan salah satu strategi Liverpool untuk mengamankan Leoni sebagai suksesor Virgil van Dijk.
Media Inggris Independent menyebut pemuda kelahiran Roma, Italia, itu masih segar dan perlu banyak pengalaman, tetapi memiliki potensi untuk menjadi pemain besar.
Giovanni Leoni diboyong dari Samprodia ke Parma oleh Cristian Chivu. Di bawah arahannya, Leoni memainkan debutnya di Serie A ketika masih berusia 17 tahun.
Parma ketika ditangani Chivu bermain dengan ide bertahan. Pelatih yang saat ini menukangi Inter Milan itu menempatkan lini pertahanan sebagai prioritasnya.
Bermain dengan skema tiga bek, Chivu memerintahkan timnya untuk menunggu di bawah garis tengah dan bersiasat mencari celah serangan balik.
Alhasil, musim lalu Parma merupakan tim dengan penguasaan bola terendah keempat di Serie A, yaitu rata-rata 44,2 persen. Namun, strategi transisinya pun jitu melihat fakta bahwa mereka menjadi tim teratas keenam dengan gol serangan balik terbanyak.
Leoni berkontribusi positif untuk pertahanan. Bermain 17 laga dengan 1.205 menit bertanding, punggawa Timnas Italia U-19 ini mencatatkan 63 persen duel udara sukses, 4,6 sapuan sukses per 90 menit, dan 46,3 persen operan sukses per 90 menit.
Dengan Parma yang lebih menonjolkan permainan bertahan, angka-angka yang dimilikinya sudah cukup mampu mencuri perhatian. Penampilannya diprediksi dapat terus meningkat walaupun bersama tim dominan seperti Liverpool.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
