
Pemain Chelsea merayakan kemenangan Conference League 2024-2025. (Dok.Chelsea)
JawaPos.com- Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menyebut kemenangan timnya di final UEFA Conference League sebagai titik awal untuk mengembalikan kejayaan The Blues. Bertanding di Stadion Wroclaw, Polandia, Chelsea sempat tertinggal lebih dulu namun bangkit secara gemilang untuk menghajar Real Betis 4-1 dan mengangkat trofi perdana era Maresca.
Laga sempat berjalan penuh tekanan bagi Chelsea. Suporter Betis yang mendominasi stadion membuat atmosfer menegangkan, terutama bagi bek muda Malo Gusto yang melakukan blunder fatal di awal pertandingan. Abde Ezzalzouli memanfaatkan kesalahan itu untuk membuka keunggulan Betis pada menit ke-9. Bahkan, Chelsea nyaris tertinggal dua gol saat Johnny Cardoso gagal menyelesaikan peluang emas.
Namun titik balik terjadi berkat aksi magis Cole Palmer. Saat Chelsea nyaris terpuruk, Palmer tiba-tiba muncul sebagai pembeda. Umpan silangnya disambut sundulan Enzo Fernandez untuk menyamakan kedudukan. Tak lama berselang, Palmer kembali menciptakan assist, kali ini untuk Nicolas Jackson yang mencetak gol dengan sentuhan kreatif menggunakan bahu.
Kebangkitan Chelsea pun tak terbendung. Jadon Sancho yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol indah ke pojok atas gawang, sebelum Moises Caicedo menambah gol keempat di masa tambahan waktu.
"Kita semua tahu bahwa Palmer adalah pemain top. Tugas kami adalah membantu dia berada di posisi yang tepat pada waktu yang tepat. Dan dia sudah membuktikan bahwa kualitasnya bisa jadi pembeda dengan gol ataupun assist," kata Maresca seusai pertandingan.
Kemenangan ini melengkapi pencapaian Chelsea musim ini yang sebelumnya sudah memastikan tiket ke Liga Champions lewat kemenangan 1-0 atas Nottingham Forest di Premier League. Seusai laga itu, Maresca sempat melontarkan komentar emosional terhadap kritik yang diarahkan pada timnya.
"Saya tahu komentar saya setelah melawan Forest sedikit meledak-ledak," ucap Maresca.
"Tapi alasan saya begitu karena Premier League adalah kompetisi tersulit di dunia. Anda harus konsisten selama 38 pertandingan.Tim kami, dengan skuad termuda dalam sejarah Premier League, sudah membuktikan diri," lanjutnya.
Chelsea mencetak total 45 gol dalam 15 pertandingan Conference League musim ini termasuk babak play-off yang berarti 19 gol lebih banyak dari Real Betis. Dominasi itu menunjukkan bahwa kualitas skuad Maresca memang berada di level berbeda.
Kini, Maresca berharap kemenangan ini bisa menjadi pijakan kuat untuk musim depan.
"Anda tidak bisa memenangi Liga Champions jika tidak bermain di sana. Jadi target kami musim ini adalah menjuarai Conference League. Musim depan, kita akan lihat sejauh mana kami bisa melangkah di Liga Champions," ungkapnya.
Dengan mentalitas pemenang yang mulai terbentuk, Chelsea tampaknya siap menyongsong era baru di bawah asuhan Enzo Maresca.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
