
Pelatih Liverpool, Arne Slot yang selangkah lagi memenangkan Liga Inggris di musim debutnya. (liverpool.com)
JawaPos.com - Liverpool memulai era baru pasca Jurgen Klopp dengan mulus. Satu tahun setelah menolak tawaran Tottenham Hotspur untuk tetap bersama Feyenoord, Arne Slot kini resmi membawa Liverpool kembali berjaya di Premier League. Kepastian itu didapat setelah The Reds menghajar Spurs 5-1 pada 27 April 2025, mengunci gelar juara dengan meyakinkan.
Slot mewarisi skuad bertabur bintang peninggalan Klopp. Berbeda dengan gaya agresif pendahulunya, Slot mengusung pendekatan lebih tenang dan metodis, yang terbukti efektif. Berkat kontribusi luar biasa Mohamed Salah, ketangguhan Virgil van Dijk, serta kreativitas Alexis Mac Allister dan Ryan Gravenberch di lini tengah, Liverpool akhirnya meraih gelar liga ke-20 sepanjang sejarah mereka.
Prestasi Slot ini menempatkannya dalam kelompok elite manajer yang mampu menjuarai Premier League di musim pertamanya. Berikut deretan nama yang sebelumnya sukses menorehkan prestasi serupa.
Jose Mourinho (Chelsea, 2004-05)
Setelah membawa Porto juara Liga Champions, Mourinho langsung diboyong Roman Abramovich ke Stamford Bridge. Dengan dukungan finansial besar dan talenta lokal, Mourinho membawa Chelsea memutus dominasi Arsenal. Chelsea hanya sekali kalah sepanjang musim, meraih 95 poin, dan mencetak rekor bertahan dengan hanya kebobolan 15 gol.
Carlo Ancelotti (Chelsea, 2009-10)
Carlo Ancelotti melanjutkan tradisi sukses Chelsea dengan membawa klub tersebut meraih double winner: Premier League dan FA Cup. Di liga, The Blues mencetak rekor 103 gol dalam semusim, dengan Didier Drogba dan Frank Lampard mencetak 51 gol di antaranya. Ancelotti kemudian melanjutkan karier suksesnya di PSG, Bayern Munich, dan Real Madrid.
Manuel Pellegrini (Manchester City, 2013-14)
Pellegrini membawa Manchester City juara dalam musim yang penuh drama, mengalahkan Liverpool berkat insiden "slip" Steven Gerrard dan kegagalan The Reds di Crystal Palace. City mencetak 102 gol dalam semusim, dengan Yaya Toure, Sergio Aguero, dan Edin Dzeko menjadi mesin gol utama.
Antonio Conte (Chelsea, 2016-17)
Setelah awal musim yang kurang meyakinkan, Conte mengubah formasi Chelsea menjadi 3-4-3 dan melesat dengan rekor 13 kemenangan beruntun. Chelsea akhirnya menutup musim dengan 30 kemenangan, saat itu menjadi rekor tertinggi dalam sejarah Premier League.
Arne Slot (Liverpool, 2024-25)
Slot tidak langsung menjadi favorit pengganti Klopp; banyak fans Liverpool mengharapkan Xabi Alonso. Namun ketenangan dan kecerdikan taktiknya membawa hasil luar biasa. Di musim penuh pertamanya, Slot memberikan gelar Premier League pertama Liverpool dengan kehadiran penonton, mengalahkan berbagai tantangan meski gagal di kompetisi lain seperti Liga Champions dan FA Cup.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
