
DAVID RAMOS/POOL/AFP MENUJU SAPU BERSIH: Bek Marquinhos (kiri) dan striker Neymar Jr membidik juara Liga Champions sebagai gelar kelima dari lima ajang yang diikuti PSG musim ini.
JawaPos.com – Final Liga Champions 2019–2020 bakal dihelat pada Senin dini hari (24/8). Tampilnya Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Muenchen dalam partai puncak di Estadio da Luz pun memunculkan opini negatif.
Yakni, dua klub tersebut bukan representasi wakil dari liga kompetitif.
Di antara lima liga elite Eropa, Ligue 1 (Prancis) yang diikuti PSG maupun Bundesliga (Jerman) sebagai kompetisi reguler Bayern tidak sekompetitif Premier League di Inggris maupun La Liga Spanyol.
Bersama Serie A yang didominasi Juventus dalam sembilan musim terakhir, PSG di Ligue 1 dan Bayern (Bundesliga) diolok-olok sebagai juara dari Farmers League.
Sebutan itu awalnya muncul untuk mengejek sebuah liga dengan para pemain yang pekerjaan utamanya dari pagi sampai siang adalah bertani, lalu bermain sepak bola pada sore atau malam hari hanya untuk bersenang-senang. Bukan untuk berkompetisi atau menjadi juara.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
