
Pelatih Juventus Luciano Spalletti. (Instagram.com/juventus)
JawaPos.com – Juventus hanya menelan sekali kekalahan dalam sepuluh laga di semua ajang sejak ditangani Luciano Spalletti per 29 Oktober lalu. Satu-satunya perusak masa bulan madu Spalletti adalah mantan klubnya, SSC Napoli. Juve kalah 1-2 dalam giornata 14 Serie A dua pekan lalu (8/12).
Laga giornata 16 melawan AS Roma di Stadion Allianz, Turin, dini hari nanti (siaran langsung Vidio pukul 02.45 WIB) tak pelak memberi kekhawatiran untuk Spalletti. Sebab, Giallorossi – sebutan AS Roma – notabene ex club Spalletti. Allenatore 66 tahun itu malah dua kali periode menangani klub sekota SS Lazio tersebut (2005–2009 dan 2016–2017).
”Aku lebih tertarik menghadapi AS Roma sebagai klub tepat di atas kami dan kemenangan akan membuat kami hanya berjarak satu poin dengan mereka,” kata Spalletti seperti dilansir dari Tuttosport. Giallorossi menempati peringkat ketiga di klasemen sementara Serie A dengan 30 poin, sedangkan Bianconeri – sebutan Juve – urutan keempat dengan 26 poin.
Dicap Baik dan Buruk
Dua periode menangani AS Roma, Spalletti punya citra baik dan buruk di ibu kota Italia. Dia pernah dikritik habis-habisan karena mengubah posisi il capitano Francesco Totti menjadi false 9 sekaligus mencadangkannya, tetapi dipuja setelah mempersembahkan dua kali gelar Coppa Italia dan sekali gelar Supercoppa Italiana.
”Aku pernah dua periode di Empoli FC, UC Sampdoria, dan Venezia FC, tetapi semuanya secara beruntun. Hanya di sana (AS Roma), aku mendapatkan kesempatan di lain waktu,” tutur Spalletti.
”Ya, di sana aku merasakan banyak cerita dan perasaan yang campur aduk,” imbuh Spalletti yang ditahbiskan sebagai pelatih terbaik Serie A 2006 saat bersama AS Roma.
Handicap Grande Partita
Di sisi lain, AS Roma bersama allenatore Gian Piero Gasperini masih dibayangi catatan kurang meyakinkan saat menghadapi tim-tim besar. Meski tampil konsisten dan masih berada di papan atas, performa Bryan Cristante dkk dalam grande partita jadi handicap.
Namun, Gasperini merasa timnya punya sebuah modal bagus. ”Secara teori, ada tim lain (seperti Napoli dan Inter Milan, Red) punya pemain lebih kuat. Tetapi, apakah mereka punya semangat dan etos kerja yang sama? Saat ini, kami adalah tim bagus dan terus bekerja untuk menjadi lebih baik. Tidak pernah mudah bagi siapa pun lawan kami. Kami berharap bisa mempertahankan semangat ini,” beber Gasperini dikutip dari Sky Sport Italia.
Prediksi Susunan Pemain:
Juventus (3-4-2-1): 16-Di Gregorio (g); 15-Kalulu, 3-Bremer, 6-Kelly; 22-McKennie, 5-Locatelli (c), 19-Thuram, 27-Cambiaso; 7-Conceicao, 10-Yildiz; 30-David
Pelatih: Luciano Spalletti
Jersey pemain: Putih-Hitam
Jersey kiper: Kuning
AS Roma (3-4-2-1): 99-Svilar (g); 19-Celik, 23-Mancini, 22-Hermoso; 43-Wesley, 17-Kone, 4-Cristante (c), 2-Rensch; 18-Soule, 7-Pellegrini; 11-Ferguson
Pelatih: Gian Piero Gasperini
Jersey pemain: Oranye
Jersey kiper: Hijau
Logo: Serie A
Wasit: Simone Sozza
Stadion: Allianz, Turin
Siaran Langsung: Vidio pukul 02.45 WIB

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
