
Jose Mourinho pelatih SL Benfica
JawaPos.com - Real Madrid sedang dalam fase inkonsisten di bawah asuhan Xabi Alonso. Dalam tujuh pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, Los Blancos hanya menang dua kali.
Bahkan jelang menghadapi Manchester City di Liga Champions, Real Madrid baru saja kalah di kandang sendiri atas Celta Vigo dengan skor meyakinkan 0-2. Ini tentunya bukan modal bagus menghadapi skuad City yang sedang menanjak di beberapa laga terakhir.
Dalam beberapa laporan bahkan terkuak bahwa nasib Xabi Alonso ditentukan oleh laga menghadapi Manchester City tersebut. Jika kalah, ada kemungkinan ia akan dipecat.
Di tengah spekulasi kursi panas pelatih Real Madrid itu, muncul rumor bahwa Jose Mourinho akan kembali menangani Los Blancos menggantikan Xabi yang notabene pernah jadi pemain asuhan The Special One di Bernabeu.
Menanggapi rumor tersebut, Jose Mourinho justru dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan melatih Real Madrid lagi.
"Itu bab yang sudah tertutup; justru Anda yang membukanya lagi," ucap Mourinho kepada pers jelang laga Benfica (tim yang ia tangani) menghadapi Napoli di Liga Champions, seperti dikutip dari Antara.
Sebagai informasi, eks juru taktik Manchester United itu pernah melatih Real Madrid selama tiga musim (2010-2013) dengan catatan gemilang. Di bawah tangannya, Los Blancos meraih gelar LaLiga 2011/12, Copa del Rey 2011, dan Supercopa de Espana 2012.
Dia juga sukses mendatangkan sejumlah bintang seperti Luka Modric, Mesut Ozil, Angel Di Maria, serta dua anak buahnya di Chelsea, Ricardo Carvalho dan Michael Essien.
Daripada menanggapi rumor itu, The Special One lebih memilih fokus menangani timnya saat ini, Benfica. Apalagi, klub asal Portugal itu baru mengoleksi tiga poin dari lima laga fase liga Liga Champions, menempatkan mereka di peringkat 30 dari 36 tim.
Kemenangan perdana Benfica di bawah Mourinho pada Liga Champions musim ini terjadi pada pekan lalu, yaitu mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor meyakinkan 2-0.
Kini, setelah meraih hasil positif itu, ia ingin terus melanjutkan tren kemenangan tersebut karena baginya, setiap laga adalah final.
"Saya memperlakukan setiap pertandingan seperti final, entah itu bagus atau buruk," imbuhnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
