
Para pemain La Liga melakukan aksi protes atas kebijkan liga memainkan pertandingan di luar Spanyol. (ig faktabola)
JawaPos.com-Para pemain di kompetisi La Liga Spanyol melakukan aksi protes diam selama 15 hingga 20 detik setelah kick off pada pekan ke-9. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan operator liga yang dinilai kurang transparan. Terutama terkait rencana menggelar pertandingan Villarreal melawan Barcelona di Amerika Serikat.
Menurut pernyataan resmi dari Asosiasi Pesepak bola Spanyol (AFE), aksi tersebut bertujuan menyoroti kurangnya dialog dan koherensi dari pihak La Liga dalam mengambil keputusan yang berdampak langsung terhadap pemain. AFE menyebut para pemain merasa tidak dilibatkan secara memadai dalam pembahasan kebijakan yang menyangkut masa depan kompetisi.
Bentuk protes pertama terjadi pada laga antara Real Oviedo melawan Espanyol. Begitu peluit awal dibunyikan, kedua tim sepakat berhenti bermain selama sekitar 20 detik. Seluruh pemain hanya berdiri di posisi masing-masing, sementara penonton di stadion menyaksikan suasana hening di lapangan.
Menariknya, pihak Liga Spanyol merespons aksi tersebut dengan tidak menampilkan aksi tersebut di siaran televisi. Saat protes dilakukan penyiaran menampilkan suasana stadion, sehingga momen protes tidak terlihat penonton televisi.
Selama periode itu, tayangan menampilkan gambar udara stadion tanpa memperlihatkan pemain yang diam di lapangan.
Rencana menggelar laga Villarreal vs Barcelona di Miami, Amerika Serikat, menjadi pemicu utama ketegangan antara pemain dan operator liga Spanyol. Sebagian pihak menilai langkah itu bertujuan memperluas jangkauan pasar La Liga di kawasan Amerika Utara, namun banyak pemain merasa keputusan tersebut diambil tanpa mempertimbangkan dampak terhadap kondisi fisik dan logistik tim.
AFE menyatakan dukungan penuh terhadap aksi damai para pemain, menegaskan bahwa langkah itu bukan bentuk konfrontasi, melainkan seruan untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi antara pihak liga, klub, serta pesepakbola profesional.
Meskipun aksi protes berlangsung singkat, peristiwa ini menjadi sorotan besar di Spanyol. Belum ada tanggapan resmi lebih lanjut dari pihak La Liga mengenai tuntutan AFE.
Namun, dinamika ini memperlihatkan adanya ketegangan baru dalam hubungan antara asosiasi pemain dan operator liga yang selama ini dikenal cukup tegas dalam mengatur jadwal serta kebijakan kompetisi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
