Mohamed Salah mengalami paceklik gol dalam tiga pertandingan terakhir Liverpool. (AP Photo)
JawaPos.com- Legenda Manchester United, Paul Scholes dan Wayne Rooney, sama-sama melontarkan kritik tajam kepada bintang Liverpool Mohamed Salah, menyusul performa menurun sang penyerang dalam beberapa laga terakhir.
Liverpool asuhan Arne Slot saat ini tengah berada dalam periode sulit. Setelah gagal meraih kemenangan dalam dua laga Premier League terakhir, The Reds juga tersingkir dari jalur kemenangan di Eropa setelah kalah 0-1 dari Galatasaray di Liga Champions.
Sebelumnya, mereka juga tumbang 1-2 dari Crystal Palace dan Chelsea.
Situasi tersebut membuat Liverpool tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Premier League, terpaut satu poin dari Arsenal. Namun yang paling disorot bukan hanya pertahanan yang rapuh, melainkan performa Salah yang disebut jauh dari standar terbaiknya.
Berbicara dalam program The Good, The Bad and The Football bersama Nicky Butt dan Paddy McGuinness, Scholes menilai Salah kini sering membuat keputusan yang salah di lapangan.
"Dia masih bermain di posisi yang sama, tapi terlihat sering membuat keputusan yang salah," ujar Scholes.
"Kalau tahun lalu, dia sering memotong dari sisi kanan dan mengirimkan umpan matang atau tendangan berbahaya. Sekarang, dia memotong ke dalam dan justru menembak bola jauh di atas mistar," ungkapnya.
Nicky Butt menimpali dengan menyebut bahwa naluri tajam Salah tampak menurun drastis.
"Tahun lalu, bola-bolanya masuk ke pojok atas gawang. Sekarang, tiga atau empat peluang seperti itu malah melambung tinggi. Dia benar-benar sedang kehilangan sentuhan," kata Butt.
Padahal, musim lalu Salah menjadi tumpuan utama Liverpool dengan catatan luar biasa: 29 gol dan 16 assist di Premier League. Namun musim ini, sang bintang Mesir baru mencatat dua gol dan dua assist di kompetisi yang sama.
Kritik tak berhenti di situ. Wayne Rooney, legenda lainnya dari Manchester United, ikut menyoroti etika kerja Salah dalam pertandingan melawan Chelsea.
"Saya mempertanyakan etos kerjanya. Saat full-back-nya diserang habis-habisan, dia hanya menonton," tegas Rooney.
"Pemain top seperti Salah punya ego besar, dan selama dia mencetak gol, semua orang bisa menerima itu. Tapi saat performa tim menurun, dia harus ikut bertanggung jawab," lanjutnya.
Rooney menilai Salah terlihat hilang arah dalam beberapa pertandingan terakhir, dan menuntut para pemimpin di ruang ganti seperti Virgil van Dijk dan Alisson Becker (yang absen di laga itu) untuk menegur rekan setimnya tersebut.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
