Luis de la Fuente menanggapi kritik Hansi Flick soal pemanggilan Lamine Yamal ke timnas Spanyol (Dok. BeinSports)
JawaPos.com - Pelatih timnas Spanyol Luis de la Fuente memberikan respons tegas terhadap komentar Hansi Flick soal pemanggilan bintang muda Lamine Yamal ke Timnas Spanyol. Flick sebelumnya menilai keputusan De la Fuente kurang memperhatikan kondisi pemain muda Barcelona itu yang baru saja pulih dari cedera selangkangan.
Yamal memang sempat mengalami cedera saat membela Spanyol pada jeda internasional September lalu. Meski baru kembali bermain untuk Barcelona, pemain berusia 18 tahun itu tetap dipanggil untuk laga kualifikasi Piala Dunia Oktober mendatang. Hal ini membuat Flick buka suara yang kemudian mendapat respon dari De la Fuente.
De la Fuente mengaku tidak mempermasalahkan komentar Flick secara pribadi. Akan tetapi ia mengaku terkejut karena eks pelatih timnas Jerman itu seharusnya memahami posisi sesama pelatih tim nasional.
“Tidak ada konflik dengan Hansi Flick. Saya hanya terkejut dengan ucapannya karena dia pernah menjadi pelatih tim nasional. Saya pikir dia akan memiliki lebih banyak empati terhadap pelatih tim nasional lainnya,” ujar De la Fuente, dikutip dari TNT Sports.
De la Fuente menegaskan, pernyataan Flick bukan prioritas utama. Fokus utamanya adalah membawa Spanyol tampil maksimal dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia melawan Georgia dan Bulgaria.
“Hal ini ada di urutan kedua, ketiga, atau bahkan keempat dalam daftar prioritas saya. Yang terpenting adalah pertandingan melawan Georgia dan Bulgaria. Piala Dunia yang dipertaruhkan,” lanjutnya.
Flick sebelumnya melontarkan kritik keras setelah Yamal dimainkan lebih dari 70 menit dalam kondisi tidak bugar.
“Bukan tindakan yang tepat jika pemain datang dalam keadaan nyeri, tidak berlatih, lalu dimainkan lebih dari 70 menit,” ujar Flick.
Akibat cedera tersebut, Yamal harus absen dalam beberapa laga penting Barcelona, termasuk duel UEFA Champions League kontra Newcastle United. Ia juga melewatkan pertandingan La Liga melawan Valencia, Getafe, dan Real Oviedo. Setelah tiga minggu menepi, ia kembali tampil sebagai pemain pengganti saat Barca menghadapi Real Sociedad dan PSG.
Meski demikian, De la Fuente menilai risiko cedera selalu ada, baik di klub maupun tim nasional.
“Risiko dalam olahraga selalu ada. Jika dia bermain di klubnya, berarti klub juga menerima risiko itu. Kalau dia bisa bermain di klub, dia juga bisa bermain di tim nasional,” tegasnya.
Sejak debutnya bersama timnas, Lamine Yamal sudah tampil dalam 23 pertandingan dan mencetak enam gol, semuanya di bawah asuhan De la Fuente. Ia juga berperan penting dalam kesuksesan Spanyol menjuarai UEFA Euro 2024.
Pemanggilan Yamal kembali ke skuad kali ini menunjukkan betapa penting perannya dalam proyek jangka panjang timnas. Meski terbilang masih muda, De la Fuente menilai Yamal sudah terbiasa dengan intensitas tinggi.
Terlepas dari kritik Flick, De la Fuente menegaskan fokusnya tidak tergoyahkan. Ia ingin memastikan Spanyol lolos ke Piala Dunia dan menjaga performa terbaik timnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
