Debut mengesankan Jeremie Frimpong di Stadion Anfield. (Dok. Liverpool FC)
JawaPos.com – Di era sepak bola modern, Liga Inggris dikenal sebagai kompetisi yang mengandalkan intensitas tinggi serta agresif setiap individu. Semua pemain tampak membutuhkan kelincahan serta kecepatan jika ingin bersaing di atas lapangan.
Bersaing sebagai lawan maupun bersaing dengan rekan satu tim untuk mendapatkan posisi utama dalam skuad klubnya. Pemain yang mulai melambat seperti Casemiro hingga Kevin de Bruyne mulai menghilang dari peredaran Liga Inggris musim ini.
Di lapangan, tim membutuhkan banyak tipe pemain yang memiliki kelincahan, mulai dari perlari cepat tanpa bola, berlari cepat saat menggiring bola, hingga pemain yang membuka ruang memanfaatkan kecepatannya.
Rekrutan baru Manchester United berada di urutan ke-10 dalam daftar ini dengan 34.5 km/jam sebagai kecepatan tertinggi yang pernah ia capai saat berkarier di Liga Inggris. Cunha langsung menunjukkan kemampuan itu dalam laga debutnya untuk Setan Merah.
Dalam laga melawan Arsenal, Ruben Amorim menempatkan Cunha di belakang striker sehingga pergerakan pesepak bola berpaspor Brasil ini lebih bebas menguasai dan menggiring bola dari belakang ke depan.
Karakter khasnya sebagai pembelah pertahanan lawan didukung dengan kecepatannya yang tak terbantahkan saat memimpin serangan, dan bisa jadi keunggulan itu menjadi salah satu senjata Man United sepanjang Liga Inggris musim 2025/2026.
Selama masa pimpinan Ange Postecoglou di London utara, Spurs selalu bermain mengandalkan bek sayap untuk membangun serangan dalam mengumpan, termasuk menusuk ke kotak penalti memanfaatkan kecepatan.
Dengan kebiasaan gaya bermain seperti itu, Djed Spence mengalami musim peningkatan di skuad Tottenham setelah Destiny Udogie dan Pedro Porro bermasalah dengan cedera sepanjang musim 2024/2025. Ia mencatatkan diri sebagai pemain tercepat mencapai 34.8 km/jam.
Memiliki fleksibilitas bermain di kiri dan kanan membuat Spence bisa jadi pilihan menguntungkan sebagai pelapis. Musim lalu pemain internasional Inggris ini bermain 35 kali dengan sumbangan dua gol dan tiga assist.
Bekas wonderkid Manchester United ini dikenal sebagai pemain cepat dengan mengandalkan postur tubuh mungilnya untuk ukuran Eropa setinggi 170 cm, sehingga ia bisa melaju, dan menyisir sisi lapangan dengan mudah. Catatan 34.9 km/jam membuat namanya berada di urutan kedelapan daftar ini.
Akselerasi yang dimilikinya sangat diandalkan Leeds United dalam usaha tim asal West Yorkshire ini kembali ke liga teratas Inggris untuk musim 2025/2026. Bisa bermain di sayap kanan dan kiri membuat posisinya di skuad Daniel Ferke sangat terjamin.
Tak pernah terjamah dari sorotan penggemar sepak bola dunia terutama Liga Inggris, pemain berkebangsaan Jerman ini merupakan pelari yang luar biasa di lapangan hijau mencapai rataan kecepatan 35 km/jam.
Tak hanya secepat Sonic, Schade menjadi salah satu pemain yang memiliki kemampuan lemparan jauh, sehingga menambah opsi serta variasi Brentford untuk mencetak gol sepanjang musim lalu.
Musim ini Schade akan memikul tanggung jawab besar di lini serang The Bees setelah hengkangnya Bryan Mbeumo dan Christian Norgaard ke tim papan, kepindahan Thomas Frank serta mulai menghilangnya Yoanne Wissa di Stadion Gtech Community.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
