Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 04.00 WIB

FAM Jawab Tudingan Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Abal-Abal, Tegaskan Proses Sesuai Prosedur FIFA!

Skuad Timnas Malaysia saat berhasil mengalahkan Nepal. (Dok. X/@malaysia_nt) - Image

Skuad Timnas Malaysia saat berhasil mengalahkan Nepal. (Dok. X/@malaysia_nt)

JawaPos.com - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) merespons tudingan pemain naturalisasi tim nasional Malaysia bermasalah. Ia menegaskan bahwa proses yang dijalankan semuanya sesuai prosedur FIFA.

Kebijakan naturalisasi besar-besaran dilakukan oleh FAM untuk Timnas Malaysia. Mereka memproses alih warga negara sejumlah pemain berdarah Eropa dan Amerika Selatan agar bisa membela Harimau Malaya.

Mereka adalah Facundo Garces, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, Hector Hevel, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, dan Rodrigo Holgado. Semuanya sudah sah jadi WN Malaysia dan bahkan telah memperkuat tim nasionalnya.

Paling mencuri perhatian adalah saat Malaysia berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2027. Harimau Malaya secara mengejutkan sukses meraih kemenangan atas Vietnam dengan skor empat gol tanpa balas.

Kemenangan itu sangat mengejutkan. Sebab, Harimau Malaya selama satu dasawarsa ini tidak pernah menang atas skuad The Golden Star Warriors.

Naturalisasi Malaysia pun jadi polemik. Banyak yang menduga proses alih warga para pemain tersebut tak sah karena tidak adanya transparansi terkait asal-usul para pemain anyarnya.

Presiden FAM Datuk Mohd Joehari Ayub, menjawab rumor polemik itu. Dia dengan tegas menyatakan bahwa Malaysia sudah melakukan naturalisasi sesuai prosedur FIFA.

"Kami memiliki pemain keturunan yang sudah dicek FIFA. Semua sudah diverifikasi secara menyeluruh dan sesuai dengan instruksi FIFA," jelas Joehari dalam Kongres FAM, dipetik dari New Strait Times, Selasa (1/7).

Sebagai informasi, seorang pemain bisa dinaturalisasi melalui jalur keturunan jika lahir di negara yang bersangkutan, ibu atau ayah kandung lahir di negara yang bersangkutan, nenek atau kakek kandung lahir di negara yang bersangkutan. Itu berdasarkan regulasi FIFA.

Selain itu, naturalisasi pemain juga diizinkan oleh FIFA jika pemain yang bersangkutan sudah tinggal selama lima tahun beruntun saat usianya sudah di atas 18 tahun, meski tidak punya jalur keturunan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore