Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Maret 2025 | 22.59 WIB

Igor Tudor Siapkan Perubahan Taktik Cepat, Bisa Bangkitkan Juventus di Akhir Musim Serie A

Pelatih baru Juventus, Igor Tudor telah memimpin sesi latihan tim. Sumber foto: (Dok. Juventus) - Image

Pelatih baru Juventus, Igor Tudor telah memimpin sesi latihan tim. Sumber foto: (Dok. Juventus)

JawaPos.com- Juventus memasuki fase krusial musim ini dengan harapan besar di bawah kepemimpinan pelatih baru, Igor Tudor. Pelatih asal Kroasia yang pernah menghabiskan sebagian besar karier bermainnya di Juve ini langsung menegaskan perlunya perubahan taktik yang cepat untuk menghidupkan kembali performa tim dalam beberapa laga terakhir musim ini.

Tudor diangkat sebagai pelatih Juventus setelah Thiago Motta dipecat pada Minggu lalu menyusul dua kekalahan telak yang semakin menambah kekecewaan dalam musim yang penuh tantangan bagi klub. Saat ini, Juventus berada di peringkat kelima Serie A, hanya terpaut satu poin dari empat besar, dengan target utama Tudor adalah memastikan tim lolos ke Liga Champions musim depan.

Menurut analisis Opta Supercomputer, Juventus memiliki kemungkinan terbesar finis di posisi keempat (42,2%) dan peluang keseluruhan sebesar 49,5% untuk mengamankan tempat di empat besar.

Tudor sadar akan tekanan besar yang dihadapinya untuk mengubah nasib tim, dimulai dari pertandingan kandang melawan Genoa yang berada di papan tengah pada Sabtu mendatang. Dalam konferensi pers, ia menekankan urgensi perubahan taktik dan mentalitas pemain.

"Kami telah memulai jalur perubahan dengan banyak pemain baru, dan ini mungkin memperlambat pertumbuhan tim. Namun, saat Anda berada di Juventus, Anda harus menang dan berkembang dengan cepat," ujar Tudor.

Tudor menekankan pentingnya kerja keras di semua aspek serta pendekatan taktik yang tepat untuk mengangkat performa tim.

"Kami harus bekerja keras dan membawa semangat baru. Saya ingin tim ini menyerang lebih banyak, mencetak lebih banyak gol, tetapi tetap menjaga keseimbangan dan tidak kebobolan," tambahnya.

Sebelumnya, Tudor pernah menangani Lazio dalam sembilan pertandingan terakhir musim 2023-2024 Serie A, di mana ia berhasil mengumpulkan 18 poin, dengan rata-rata dua poin per pertandingan sebanding dengan Inter Milan. Hanya Atalanta yang meraih lebih banyak poin (19) dalam periode tersebut. Lazio juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam periode tersebut, hanya enam gol.

Tudor menyadari bahwa menerapkan visi taktiknya di Juventus memerlukan waktu.

"Saya tidak bisa membandingkan Juve yang saya latih dengan tim sebelumnya. Saya hanya fokus pada pekerjaan saya. Pada hari Sabtu, saya berharap bisa menunjukkan semangat yang harus selalu ada dalam tim ini. Dari segi taktik, saya memperkirakan butuh dua hingga tiga minggu untuk melihat hasilnya," ungkapnya.

Selain itu, Tudor juga menegaskan bahwa semua pemain harus mengambil tanggung jawab dalam situasi ini. Ia memastikan bahwa Manuel Locatelli akan tetap menjadi kapten tim karena dinilai memiliki kualitas kepemimpinan yang tepat.

Dengan perubahan taktik yang dijanjikan dan tekad kuat untuk mengembalikan kejayaan Juventus, para penggemar berharap Igor Tudor dapat membawa Bianconeri kembali ke jalur kemenangan dan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore