Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Februari 2025 | 22.43 WIB

Fans Manchester United Harus Terima Kenyataan: Avram Glazers Tak Berniat Jual Setan Merah Walau Kondisi Finansial Semakin Buruk

Glazer (kiri) dan Avram Glazer (kanan) pemilik Manchester United saat ini.

JawaPos.com- Avram Glazer, salah satu pemilik Manchester United, memberikan jawaban tegas tentang kemungkinan menjual Manchester United di tengah masalah keuangan dan performa tim yang terus menurun. Setelah laporan keuangan kuartal kedua yang menunjukkan kerugian besar, pengusaha asal Amerika ini berbicara mengenai kemungkinan tersebut ketika ditemui wartawan di Miami dan menjawab pertanyaan tentang apakah dia mempertimbangkan untuk menjual Setan Merah.

Dengan tegas, Glazer menjawab, "Tidak."

Hasil keuangan untuk kuartal kedua menunjukkan bahwa Manchester United telah mengalami kerugian sebesar GBP 27,7 juta atau sekitar Rp. 569 Miliar, dengan penurunan pendapatan sebesar 12% menjadi GBP 198,7 juta atau sekitar Rp. 4 Triliun. Di antara pengeluaran terbesar klub termasuk biaya pemecatan Erik ten Hag dan Dan Ashworth, serta staf lainnya, yang totalnya mencapai GBP 14,5 juta atau sekitar Rp. 298 Miliar.

Biaya-biaya tersebut, ditambah dengan utang klub yang telah melebihi GBP 1 miliar atau sekitar Rp. 20 Triliun, semakin memperburuk situasi keuangan Manchester United. Sir Jim Ratcliffe, yang membeli saham minoritas di klub, telah mencoba untuk mengurangi biaya dengan langkah pemotongan yang ekstrem, namun dampaknya belum dapat memperbaiki keadaan keuangan secara signifikan.

Meskipun banyak yang berharap Keluarga Glazer akan mempertimbangkan penjualan penuh klub, terutama setelah mereka mengumumkan pada akhir 2022 bahwa mereka akan terbuka untuk mengeksplorasi alternatif lain, termasuk kemungkinan menjual Manchester United, Avram Glazer menegaskan bahwa mereka tidak akan menjual klub.

Menanggapi pertanyaan apakah Ratcliffe telah memperburuk keadaan di klub, Glazer menjawab dengan sangat hati-hati dan menyatakan bahwa ia tidak ingin membicarakan hal itu pada saat itu. Keluarga Glazer masih memiliki saham sebesar 67.9% di Manchester United, sekaligus pemilik saham mayoritas yang memiliki pengaruh besar di klub.

Persaingan untuk kepemilikan penuh Manchester United antara Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani dan Sir Jim Ratcliffe sempat memanas. Sheikh Jassim ingin membeli klub sepenuhnya, namun mundur setelah gagal memenuhi harga yang diminta oleh Keluarga Glazer. Pada akhirnya, Ratcliffe membeli 27,7% saham klub, yang kemudian meningkat menjadi 28,9%.

Sejak saat itu, Ratcliffe mulai memegang kendali atas perubahan besar pada departemen sepak bola klub, termasuk pemangkasan ratusan pekerjaan, sekitar 250 posisi pada musim panas dan musim gugur tahun lalu.

Kini, laporan terbaru menunjukkan bahwa Ratcliffe mungkin akan melakukan pemecatan lebih lanjut, dengan 200 staf lainnya yang terancam dipecat karena situasi keuangan yang memburuk. Meskipun upaya pemangkasan biaya dilakukan, situasi keuangan klub tetap sulit, dan Manchester United menghadapi potensi pelanggaran peraturan keuntungan dan keberlanjutan Liga Premier, yang telah mencapai kerugian sebesar GBP 373 juta dalam lima tahun terakhir.

Pada musim lalu, Manchester United sempat mempertahankan Erik ten Hag setelah kemenangan di Piala FA, namun hasil buruk lainnya membuat Ten Hag dipecat pada bulan Oktober. Ruben Amorim, yang dipilih sebagai pengganti, juga belum dapat membawa perubahan signifikan. Saat ini, Manchester United masih berada di peringkat 15 klasemen sementara Premier League sebelum menghadapi Everton di Goodison Park pada Sabtu (22/2).

Dengan kerugian finansial yang terus meningkat dan performa yang tidak stabil, masa depan Manchester United tampak penuh ketidakpastian. Meskipun keluarga Glazer tegas menolak untuk menjual klub, tekanan dari para penggemar dan investor terus meningkat, terutama dengan situasi keuangan yang memburuk dan utang yang menggunung.

Manchester United perlu melakukan perubahan besar dalam manajemen keuangan dan performa tim untuk bisa kembali bersaing di level tertinggi, baik di Liga Primer maupun kompetisi Eropa. Seiring berjalannya waktu, keputusan-keputusan terkait kepemilikan dan strategi keuangan akan menjadi faktor kunci yang menentukan arah masa depan klub ini.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore