Pemain Qatar merayakan gol kontroversialnya ke gawang Uzbekistan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Media QFA)
JawaPos.com — Pertandingan seru penuh kontroversi terjadi dalam laga Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Uzbekistan dan Qatar di Stadion Jassim Bin Hamad, Jumat (15/11/2024) malam. Uzbekistan yang tampil impresif harus menelan pil pahit setelah Qatar meraih kemenangan dengan cara yang disebut-sebut tidak adil.
Almoez Ali membuka keunggulan untuk Qatar dengan dua gol cepat pada menit ke-25 dan ke-41, membuat tuan rumah memimpin hingga babak pertama berakhir. Namun, Uzbekistan tidak tinggal diam, mereka bangkit di babak kedua dan menyamakan kedudukan melalui dua gol Abbosbek Fayzullaev pada menit ke-75 dan ke-80.
Pertandingan tampaknya akan berakhir imbang dengan skor 2-2, namun kontroversi muncul saat wasit memberikan tambahan waktu yang awalnya hanya enam menit. Di luar dugaan, wasit tetap melanjutkan pertandingan hingga memasuki menit ke-102, sebuah perpanjangan waktu yang membuat para pendukung Uzbekistan merasa tidak adil.
Pada menit ke-102 itu, Qatar akhirnya berhasil mencetak gol kemenangan melalui Lucas Mendes, membuat Uzbekistan kehilangan poin penting. Gol ini langsung memicu kemarahan pendukung Uzbekistan yang merasa dikerjai oleh keputusan wasit yang memberi tambahan waktu lebih dari batas yang diumumkan.
Secara statistik, Uzbekistan sebenarnya tampil lebih dominan dibandingkan Qatar dalam penguasaan bola dan peluang. Tim tamu mencatatkan penguasaan bola hingga 55 persen dengan 19 tembakan, 8 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Qatar hanya mampu mencatatkan 10 tembakan, meski 7 di antaranya tepat sasaran.
Kekalahan ini terasa pahit bagi Uzbekistan yang dinilai lebih banyak mengontrol jalannya pertandingan. Namun, efektivitas Qatar dalam memanfaatkan peluang mereka dan momen kontroversial di tambahan waktu membuat hasil akhir berpihak pada tuan rumah.
Meskipun kalah, Uzbekistan masih berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan raihan 10 poin, berada di zona lolos ke Piala Dunia. Sementara itu, Qatar yang berhasil meraih kemenangan naik ke posisi keempat, menambah ketat persaingan di grup ini.
Situasi yang dialami Uzbekistan ini mirip dengan yang pernah dialami Timnas Indonesia dalam sejumlah pertandingan internasional. Banyak suporter Uzbekistan yang mengungkapkan kekecewaan di media sosial, merasa bahwa keputusan wasit sangat merugikan mereka dan membuat perjuangan keras tim tidak berbuah manis.
Tambahan waktu yang berlarut-larut menjadi sorotan utama karena dianggap tidak sesuai dengan standar keadilan yang seharusnya berlaku dalam pertandingan internasional. Para penggemar sepak bola di Asia mulai mempertanyakan konsistensi keputusan wasit, terutama dalam pertandingan krusial yang melibatkan tim tuan rumah.
Bagi Uzbekistan, kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Mereka harus segera bangkit untuk menjaga posisi di klasemen Grup A demi meraih tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Para pemain Uzbekistan yang telah bekerja keras tentu merasa kecewa dengan hasil ini, tetapi pelatih dan tim harus tetap fokus dan mengalihkan perhatian pada laga berikutnya. Laga-laga kualifikasi yang tersisa akan menjadi kesempatan bagi Uzbekistan untuk mengamankan posisi mereka dan berjuang mendapatkan poin maksimal.
Kemenangan Qatar di menit-menit akhir ini mengundang banyak perbincangan dan kritik. Meski demikian, hasil akhir tetap memberikan tiga poin penting bagi tuan rumah yang tengah berupaya memperbaiki posisi di klasemen.
Bagi Uzbekistan, momen pahit ini menjadi ujian mental dan ketangguhan mereka dalam menghadapi tantangan di lapangan. Mereka harus menghadapi kenyataan dan melanjutkan perjuangan dengan semangat yang sama di pertandingan mendatang demi mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia 2026.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
