
Vinicius Junior mendapatkan standing ovation dari fans Real Madrid saat menghadapi Rayo Vallecano. Itu bentuk dukungan atas tindakan rasial yang menimpa bintang Brasil tersebut.
JawaPos.com – Pada Senin (11/6) Sebanyak tiga suporter Valencia resmi dijatuhi hukuman delapan bulan penjara, imbas dari perilaku rasis yang dilakukan terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior beberapa waktu lalu.
Insiden penghinaan terhadap Vinicius ini terjadi pada 21 Mei 2023 pada saat Real Madrid menjalani laga tandang ke Valencia di Stadion Mestalla.
Selama pertandingan penggemar tuan rumah melemparkan pelecehan dan meneriakkan suara monyet kepada penyerang Brasil itu.
Pertandingan sempat dihentikan saat Vinicius mendatangi oknum suporter yang melontarkan hinaan kepadanya yang kemudian membuat petugas mengamankan sejumlah suporter yang diidentifikasi melakukan penghinaan tersebut.
Pengadilan Negeri Valencia, pada Senin (11/6) kemudian secara resmi mendakwa tiga supporter tersebut bersalah dalam pengadilan, yang mana dijelaskan ketiganya terbukti meneriaki pemain dengan penghinaan yang jelas terhadap warna kulit hingga membuat gerakan rasis penghinaan.
Para terdakwa yang tidak dijelaskan identitasnya itu melanggar integritas moral dengan faktor diskriminasi bermotif rasial berdasarkan pasal 173.1 KUHP Spanyol.
Ketiga oknum suporter itupun diganjar hukuman delapan bulan penjara dan larangan menonton pertandingan selama dua tahun.
Presiden La Liga, Javier Tebas menyambut baik keputusan ini sebagai kabar yang sangat baik untuk perjuangan melawan rasisme di Spanyol.
“Ini mengirimkan pesan yang jelas kepada siapapun yang pergi ke stadion sepak bola untuk melemparkan penghinaan bahwa La Liga akan menemukan dan menuntut mereka dan akan menghadapi konsekuensi criminal,” ujarnya dikutip melalui AFP.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Real Madrid mengatakan bahwa ketiganya telah mengakui kesalahan mereka dan telah mengirimkan surat kepada Vinicius, Klub dan semua orang yang merasa direndahkan atau tersinggung atas perilaku mereka.
El Real juga mendesak para penggemar untuk menghindari semua ekspresi rasisme dan juga intoleransi dalam sepakbola.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
