
AFC | Sosok Shaun Evans
JawaPos.com – Nama Shaun Evans menjadi perbincagan publik Indonesia, setelah ketegasannya dianggap memiliki peran penting dalam kelolosan Timnas Indonesia ke babak semifinal Piala Asia U23 2024.
Timnas Indonesia U-23 mencetak sejarah baru setelah mengalahkan Korea Selatan U-23 dalam laga perempat final Piala Asia U-23 2024, yang digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Jumat (26/4) dini hari WIB.
Ketegasan Shaun Evans dimulai ketika ia menganulir gol pertama Korea Selatan, yang dicetak oleh Lee Kang Hee ternyata telah lebih dulu offside setelah mengecek VAR.
Kedua, sang wasit memberikan kartu merah kepada pemain Korea Selatan, Lee Young Jun, setelah melanggar Justin Hubner dengan keras.
Puncaknya adalah ketika wasit asal Australia tersebut dengan jeli menganulir penalti gagal Justin Hubner, setelah kiper Korea Selatan melakukan pelanggaran terlebih dahulu karena melewati garis gawang.
Dengan kejelian yang dilakukan Shaun Evans, membuat penggemar Timnas Indonesia merasa harus memberi apresiasi atas apa yang telah ia lakukan.
Hal tersebut tercermin di kolom komentar salah satu unggahan Instagram @timnas.indonesia yang berisi pujian pada wasit 36 tahun tersebut.
“Tolong infokan alamat sit, kita kirim rempah-rempah kayak Heerenveen. Mau berapa kontainer? Ongkir kita yang tanggung,” canda akun @pan***lalip.
Selain rempah-rempah, netizen Indonesia juga dengan iseng menawarkan minyak goreng pada wasit yang pernah memimpin di Liga Indonesia tersebut.
“Ikutan pak wasit, saya mau kirim minyak goreng mumpung bapak abis panen,” tulis akun @rif***good.
Ketegasan Shaun Evans seakan menghapus luka yang pernah ia berikan pada Timnas Indonesia, tepatnya pada Asian Games 2018 ia membuat kontroversi saat memimpin laga Indonesia vs Uni Emirat Arab.
Saat itu Shaun Evans memberikan dua penalti untuk UEA yang menyebabkan akhirnya Indonesia yang diasuh oleh pelatih Luis Milla harus menelan kekalahan dan tersingkir di 16 besar Asian Games 2018.
Nama Shaun Evans sebenarnya telah familiar bagi pendukung Timnas Indonesia karena dia sebelumnya telah menjadi wasit di Liga 1 dan memimpin beberapa pertandingan Tim Merah Putih.
Dia juga membuat keputusan yang mengundang pro dan kontra ketika memimpin pertandingan Liga 1 antara Persija dan Persib di Stadion Manahan Solo pada 3 November 2017.
Pada saat itu, keputusan Shaun Evans untuk membatalkan gol yang dicetak oleh penyerang Persib, Ezechiel N'Douassel, dan menghentikan pertandingan di menit ke-83, menjadi perbincangan hangat.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
