Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 April 2024 | 14.45 WIB

Apresiasi Ketegasan saat Jadi Wasit Indonesia vs Korea, Netizen Tawarkan Kirim Rempah-rempah untuk Shaun Evans

AFC | Sosok Shaun Evans - Image

AFC | Sosok Shaun Evans

JawaPos.com – Nama Shaun Evans menjadi perbincagan publik Indonesia, setelah ketegasannya dianggap memiliki peran penting dalam kelolosan Timnas Indonesia ke babak semifinal Piala Asia U23 2024.

Timnas Indonesia U-23 mencetak sejarah baru setelah mengalahkan Korea Selatan U-23 dalam laga perempat final Piala Asia U-23 2024, yang digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Jumat (26/4) dini hari WIB.

Ketegasan Shaun Evans dimulai ketika ia menganulir gol pertama Korea Selatan, yang dicetak oleh Lee Kang Hee ternyata telah lebih dulu offside setelah mengecek VAR.

Kedua, sang wasit memberikan kartu merah kepada pemain Korea Selatan, Lee Young Jun, setelah melanggar Justin Hubner dengan keras.

Puncaknya adalah ketika wasit asal Australia tersebut dengan jeli menganulir penalti gagal Justin Hubner, setelah kiper Korea Selatan melakukan pelanggaran terlebih dahulu karena melewati garis gawang.

Dengan kejelian yang dilakukan Shaun Evans, membuat penggemar Timnas Indonesia merasa harus memberi apresiasi atas apa yang telah ia lakukan.

Hal tersebut tercermin di kolom komentar salah satu unggahan Instagram @timnas.indonesia yang berisi pujian pada wasit 36 tahun tersebut.

“Tolong infokan alamat sit, kita kirim rempah-rempah kayak Heerenveen. Mau berapa kontainer? Ongkir kita yang tanggung,” canda akun @pan***lalip.

Selain rempah-rempah, netizen Indonesia juga dengan iseng menawarkan minyak goreng pada wasit yang pernah memimpin di Liga Indonesia tersebut.

“Ikutan pak wasit, saya mau kirim minyak goreng mumpung bapak abis panen,” tulis akun @rif***good.

Ketegasan Shaun Evans seakan menghapus luka yang pernah ia berikan pada Timnas Indonesia, tepatnya pada Asian Games 2018 ia membuat kontroversi saat memimpin laga Indonesia vs Uni Emirat Arab.

Saat itu Shaun Evans memberikan dua penalti untuk UEA yang menyebabkan akhirnya Indonesia yang diasuh oleh pelatih Luis Milla harus menelan kekalahan dan tersingkir di 16 besar Asian Games 2018.

Nama Shaun Evans sebenarnya telah familiar bagi pendukung Timnas Indonesia karena dia sebelumnya telah menjadi wasit di Liga 1 dan memimpin beberapa pertandingan Tim Merah Putih.

Dia juga membuat keputusan yang mengundang pro dan kontra ketika memimpin pertandingan Liga 1 antara Persija dan Persib di Stadion Manahan Solo pada 3 November 2017.

Pada saat itu, keputusan Shaun Evans untuk membatalkan gol yang dicetak oleh penyerang Persib, Ezechiel N'Douassel, dan menghentikan pertandingan di menit ke-83, menjadi perbincangan hangat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore