
Heliana Sinaga dari Mainteater (Bandung) menjadi salah satu seniman yang terlibat dalam ChOReO-iNstAnt Stay at Home Final Performance. (Bonie Hermansyah for Jawa Pos)
JawaPos.com – Inisiatif menyambut hari tari dunia tidak hanya marak di kalangan seni tari Indonesia. Pada perayaan hari tari tahun ini, sejumlah seniman tari Indonesia juga bergabung dengan para seniman dari berbagai negara untuk merayakannya. Mengandalkan Zoom dalam jaringan internet, perayaan hari tari lintas negara itu menampilkan lebih dari 40 karya dari berbagai seniman tari.
Didukung Project Sesama, acara bertajuk ChOreO-iNstAnt Stay at Home Final Performance ini menjadi ruang bagi para seniman membagikan karya koreografinya kepada publik. Acara ini melibatkan seniman-seniman dari Indonesia, Malaysia, Uganda, Jepang, Australia, hingga Amerika Serikat. Selain menonton karya tari dari berbagai negara, warganet juga dapat memberikan donasi dalam acara ini.
ChOReO-iNstAnt Stay at Home Final Performance tidak berlangsung tiba-tiba. Serangkaian pentas tari daring telah dlaksanakan dengan menghadirkan rupa-rupa tari sejak 1 April 2020. Pada tiap edisinya, karya Galih Mahara (Indonesia), Rithaudin A. Kadir (Malaysia), dan Gator Gunawan (Indonesia) yang juga menjadi penyelenggara kolektif acara ini ditayangkan bersama dengan satu karya bintang tamu.
Tidak semua yang terlibat dalam acara ini adalah seniman-seniman tari. Ada yang lebih dekat dengan teater. Pada edisi ke 9 pada 17 April 2020 lalu, ChOReO-iNstAnt Stay at Home menampilkan Heliana Sinaga (Indonesia) yang aktif di Mainteater Bandung menjadi bintang tamu. ’’Saya senang bisa ikut berpartisipasi di tengah pandemi yang tak menentu ini,’’ kata Heliana Sinaga.
Ide ChOReO-iNstAnt Stay at Home bertolak dari situasi terkini dunia yang tengah dilanda Covid-19. Wabah yang mendera memantik para seniman untuk kembali mengingat bahwa sebenarnya panggung karya tidak hanya terbatas pada gedung-gedung pertunjukan. Semua tempat pada dasarnya dapat menjadi tempat menyajikan karya. Dan Korona meneguhkan keyakinan bahwa menari dapat dilakukan di mana saja, tiap waktu, dan dalam beragam bentuk. (tir)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
