Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 April 2018 | 19.27 WIB

Ungkap Sisi Negatif dan Positif Gadget Untuk Hubungan

Sebanyak 55 persen pasangan mengungkapkan tentang penggunaan perangkat digital yang berlebihan. - Image

Sebanyak 55 persen pasangan mengungkapkan tentang penggunaan perangkat digital yang berlebihan.

JawaPos.com - Saat ini, perangkat digital atau gadget menjadi alternatif berkomunikasi dengan pasangan. Namun, berdasarkan hasil studi terbaru Kaspersky Lab, ada sisi positif maupun negatif yang patut diperhitungkan dari 'connected love' ini.


Misalnya, sebanyak 55 persen pasangan mengungkapkan tentang penggunaan perangkat digital yang berlebihan. Mereka menyoroti penggunaan perangkat digital yang meskipun dapat membantu pasangan untuk lebih dekat satu sama lain. Tetapi juga bisa membuat jarak di antara mereka dan bahkan berpotensi membahayakan hubungan.


Tidak bisa dipungkiri, masih banyak orang yang bergantung pada perangkat digital agar dapat terus terhubung dengan teman ataupun keluarga. Hal yang sama berlaku bagi mereka yang sedang menjalin hubungan asmara.


Faktanya, banyak pasangan yang menggunakan perangkat digital dan layanan pesan online untuk memperkuat hubungan. Sebanyak 8 dari 10 pasangan berusaha terhubung secara online dengan pasangan mereka ketika mereka terpisah atau berjauhan satu sama lain.


Sedangkan, 62 persen pasangan setuju bahwa berkomunikasi melalui perangkat digital dan internet membantu mereka merasa lebih dekat dengan pasangan. Saat Long Distance Relationship (LDR), 75 persen pasangan mengandalkan teknologi digital.


Ketergantungan digital ini juga meluas hingga ke berbagi penggunaan perangkat digital. Sebanyak 53 persen pasangan mengatakan hubungan mereka meningkat jika aktif secara online. Jelas, ada hal positif yang muncul dari penggunaan perangkat, tetapi ada juga beberapa hal negatif yang patut untuk dipertimbangkan.


"Kemampuan perangkat digital modern telah menciptakan peluang besar bagi pasangan, memungkinkan mereka untuk tetap terhubung dan membangun hubungan mereka bahkan ketika mereka tidak bersama-sama. Tapi, ada sisi positif dan negatif yang harus diperhitungkan. Gadget dapat menyebabkan argumen ketika mereka digunakan secara tidak bertanggung jawab," papar kata VP untuk Product Marketing, Kaspersky Lab Dmitry Aleshin dalam keterangan tertulis, Minggu (8/4).


Efek Negatif dari Teknologi Digital Bagi Pasangan


Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan perangkat juga dapat menyebabkan argumen antara pasangan tentang berbagai masalah yang terkait perangkat, seperti penggunaan yang berlebihan dan insiden keamanan siber. Sebagai contoh, 51 persen pasangan mengungkapkan tentang penggunaan perangkat pada waktu makan atau percakapan tatap muka.


Selain itu, lebih dari setengah orang berdebat dengan pasangan mereka karena terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk perangkat. Angka ini lebih tinggi pada pasangan yang tinggal bersama, dibandingkan dengan 49 persen dari mereka yang berpacaran tetapi hidup terpisah.


Ini menunjukkan bahwa orang-orang tidak suka merasa diabaikan dan ingin perhatian pasangannya tertuju pada mereka ketika mereka bersama. Tetapi penggunaan perangkat yang berlebihan bukanlah satu-satunya hal yang membuat pasangan bertengkar.


Akses ke perangkat juga jelas merupakan sumber gesekan dalam hubungan. Bahkan ada 45 persen pasangan yang lupa untuk mengisi baterai dan 28 persen kehilangan gadget menyebabkan perselisihan di antara pasangan.


Akhirnya, ada juga permasalahan keamanan siber yang perlu dipertimbangkan. Hampir seperempat sekitar 24 persen pasangan bertengkar karena perangkat mereka terinfeksi oleh malware dan 19 persen bertengkar setelah salah satu dari pasangan kehilangan uang secara online karena kesalahan atau karena malware.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore