
Rektor Universitas Ahmad Kaftaro Damascus, Syaikh Muhammad Syarif As Showaf saat mengunjungi Posko Santri Gayeng milik paslon Pilgub Jateng Ganjar Pranowo-Taj Yasin.
JawaPos.com - Posko Santri Gayeng milik paslon Pilgub Jateng Ganjar Pranowo-Taj Yasin menerima kunjungan tamu besar, yakni Rektor Universitas Ahmad Kaftaro Damascus, Syaikh Muhammad Syarif As Showaf. Di sana, ulama berpengaruh Suriah itu menyatakan dukungan kepada kandidat nomor urut satu itu.
Di posko yang terletak di Jalan Sumbing Nomor 1 Gajahmungkur, Kota Semarang, Syarif yang menghadiri acara Silaturahmi Alumni Syiria di SMA Semesta, Rabu (14/3) pagi sebelumnya, turut mendoakan Ganjar-Yasin menjadi pemersatu umat.
Syarif kemudian mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW ketika hijrah ke Madinah. Diceritakannya, saat itu Kota yang kemudian menjadi makam sang nabi itu awalnya terdiri dari berbagai macam suku dan golongan. Macam umat Islam, Yahudi hingga kaum kafir.
“Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin. Islam bukan hanya untuk satu golongan, melainkan untuk seluruh umat manusia. Maka Nabi menyatukan semua golongan itu, semua diberikan hak yang sama sebagai warga negara,” katanya.
Oleh karenanya, Syarif mendukung penuh para pemimpin yang mampu menyatukan seluruh umat. Termasuk para politikus yang harus menyatukan seluruh warga negara demi kebesaran dan kekuatan bangsa itu sendiri.
Secara khusus, Syarif juga mendoakan Yasin yang tak lain adalah mantan muridnya ketika putra Mbah Maimoen Zubair itu menjadi mahasiswa di Universitas Ahmad Kaftaro Damscus dulu. Dalam doanya, ia berharap Taj Yasin agar sukses dalam perhelatan Pilgub Jateng mendampingi sang petahana.
“Dan saudara saya Taj Yasin adalah kandidat wakil gubernur Jawa Tengah. InsyAllah diberi keberkahan dan kesuksesan. Beliau InsyaAllah akan menjadi wakil gubernur yg terpuji dan mulia, mengangkat provinsi Jateng menjadi provinsi maju dan sejahtera,” katanya lagi.
Taj Yasin yang didampingi Panglima Santri Gayeng, Muchlisin mendengarkan pesan dan doa Syarif dengan seksama. Adik dari Gus Yusuf itu terlihat mengamini segala doa terucap dari sang guru.
Ia menuturkan, doa dari Syarif tadi kian menambah keyakinan dan kekuatannya untuk bertanding dan berjuang demi kemajuan rakyat Jateng.
“Pesan beliau bahwa harus dikumpulkan umat Islam dan umat lain bersatu, memadukan. Jangan sampai negara kita dipecah dan diadum domba. Islam diutus sebagai rahmatan lil alamin. Ini doa, InsyaAallah,” pungkasnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
