Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Januari 2018 | 11.00 WIB

Liza Sebut Veronica Butuh Teman Curhat Saat Ahok Dipenjara

Veronica Tan menangis bacakan surat Ahok - Image

Veronica Tan menangis bacakan surat Ahok

JawaPos.com - Tak lama lagi, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan istrinya Veronica Tan akan duduk di kursi persidangan cerai. Gugatan cerai diduga dilatarbelakangi kehadiran orang ketiga di antara rumah tangga mereka.


Psikolog Klinis Liza Marielly Djaprie menjelaskan rasa cinta yang tumbuh di hati seseorang memang tidak bisa dicegah karena pada dasarnya setiap insan adalah makhluk sosial dan cinta itu anugerah Tuhan. Cinta kepada suami atau anak-anak, kata dia, seringkali sulit mengerem hati seseorang hingga terjerumus pada perselingkuhan.


"Faktor anak bisa bantu rem tapi itu menjadi keputusan masing-masing pribadi. Mau nikah berapa lama mau punya anak berapa banyak," tegasnya kepada JawaPos.com, Senin (8/1).


Dalam kasus Ahok dan Vero, Liza tentu tak bisa banyak berkomentar karena itu adalah rumah tangga mereka. Namun, banyak orang di posisi Vero, menurut Liza, perselingkuhan bisa dilatarbelakangi beberapa faktor. Apalagi, saat ini sang suami sedang berada di jarak yang terpisah jeruji besi.


"Saya tentu tak tahu dapurnya mereka seperti apa. Bisa saja, istrinya memendam kekecewaan cukup lama. Atau bisa saja dulu Ahok lakukan apa yang sudah sejak lama tak terselesaikan," ujar Liza.


Sehingga, jarak yang memisahkan membuat jurang komunikasi keduanya semakin jauh. Liza menyebutkan seseorang yang berselingkuh berawal dari membutuhkan teman curhat.


"Bisa jadi berawal dari teman curhat. Atau seseorang itu berselingkuh karena ada beberapa kekecewaan terhadap pasangan. Dia lebih baik lebih dengam orang baru ini atau mungkin ada isu tak terselesaikan," katanya.


Apapun alasannya, Liza meyakini perselingkuhan bukan sebuah peristiwa yang tiba-tiba, pasti melalui proses. Liza menambahkan seseorang yang nekat berselingkuh pasti sudah beberapa kali bertemu dengan WIL dan PIL mereka.


"Biasanya sih tidak tiba-tiba. Ada sekian ribu kasus 90 persen tak terjadi tiba-tiba. Karena yang namanya rasa suka pasti sudah ketemu berapa kali chat berapa lama. Atau bisa jadi seseorang di masa lampau. Semua bisa saja terjadi," tegas Liza.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore