Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Desember 2017 | 14.05 WIB

Anak Usaha Pertamina Bantah Proyeknya Hambat Pasokan Gas di Sumut

Pipa gas - Image

Pipa gas

JawaPos.com - Pasokan gas PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) khususnya di Medan, Sumatera Utara mengalami gangguan. Kendala pasokan tersebut akibat belum rampungnya fasilitas pengolahan gas di kilang yang dikelola PT Petra Arun Gas (PAG).


Direktur Utama PAG, Budi Yana membantah jika terhambatnya pasokan tersebut diakibatkan oleh adanya pengembangan fasilitas pengolahan gas. Menurutnya, proyek tersebut sudah selesai sejak 19 Desember 2017 lalu.


"Sudah selesai kok. Kita rapat dan komitmen kita stop perbaikan. Agendanya memang pertengahan Desember kemudian karena kondisi tidak bagus akhirnya (pengembangan) dimajukan atas kesepakatan bersama PHE, PAG, dan lainnya. Targetnya 23 Desember (selesai), tapi dari sisi kita ternyata selesai lebih awal jadi 19 Desember," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (27/12).


Menurutnya, terhambatnya pasokan lebih disebabkan karena adanya ketidakcukupan suplai yang dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Energi North Sumatera Block (PHE NSB) kepada pelanggan. Namun, dia enggan membeberkan penyebab hambatnya pasokan gas tersebut.


Meski demikian, pihaknya berharap masalah pasokan tersebut bisa segera berakhir. Perseroan tidak ingin nantinya ada kendala kepada pelanggan, khususnya industri.


"Kurang cukup suplai gas ke Medan saja. Harusnya itu suplai gas cukup. Kita harapkan bisa normal dari PHE NSB," tandasnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore