
Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Mahyudin dan Ketua umum Golkar Setya Novanto
JawaPos.com - Perlahan namun pasti, Ketua DPR Setya Novanto yang saat ini mendekam di rumah tahanan (rutan) KPK, mulai ditinggalkan para loyalis yang biasa ada di orang nomer satu d Golkar dan DPR itu.
Ditambah lagi dengan berubahnya konstelasi politik di tingkat DPD I Partai Golkar. Mayoritas mereka sudah tidak lagi sepakat dengan mempertahankan Setya Novanto menjadi ketua umum dan mendesak segera digelar musyawarwah luar biasa (Munaslub).
Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Mahyudin pun merespon adanya perubahan angin politik yang arahnya makin memojokan Novanto menuju jurang pelengseran.
Menurut Mahyudin, dalam rapat pleno beberapa waktu lalu, telah diputuskan bahwa Setya Novanto tetap bertahan sebagai ketua umum Partai Golkar, menunggu sampai dengan putusan praparedilan.
Namun, kata politisi yang dikenal sebagai orangnya Novanto ini, peta politik intenal Golkar berubah, DPD I meminta Novanto segera digantikan posisinya, jangan lagi menunggu praperadilan.
"DPD I berkumpul dan menyampaikan permintaan munaslub," ujar Mahyudin saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/12).
Oleh sebab itu, Mahyudi yang merupakan Wakil Ketua MPR ini berharap DPP Partai Golkar segera merespon keinginan para DPD tingkat I yang menginginkan munaslub, untuk melakukan pergantian kepemimpinan.
"Maka Golkar harus merespons dengan melakukan rapat pleno kembali," katanya.
Saat ini, Mahyudin mengusulkan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham segera mengambil keputusan, untuk mengakomodir keinginan para DPD I terebut.
"Jadi harus ada sikap dari DPP untuk merespons permintaan itu (rapat pleno) kembali," pungkasnya.
Sekadar informasi, para DPD I Partai Golkar mayoritas mendukung Airlangga Hartarto menjadi ketua umum. Sehingga mereka menginginkan segera digelar munaslub.
Namun, sebelumnya, Ketua Harian Partai Golkar, Nurdin Halid mengatakan, sebelum putusan praperadilan dikeluarkan oleh majelis hakim Jakarta Selatan. Maka Setya Novanto tetap dipertahankan menjadi ketua umum Partai Golkar.
Alasannya, Partai Golkar menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah terhadap Setya Novanto. Sehingga menghormati langkah hukum yang saat ini sedang diajukan oleh mantan pria tertampan di Surabaya itu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
