Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Desember 2017 | 04.55 WIB

Mayoritas DPD I Golkar Minta Munaslub, Orangnya Novanto Bilang Begini

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Mahyudin dan Ketua umum Golkar Setya Novanto - Image

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Mahyudin dan Ketua umum Golkar Setya Novanto

JawaPos.com - ‎Perlahan namun pasti, Ketua DPR Setya Novanto yang saat ini mendekam di rumah tahanan (rutan) KPK, mulai ditinggalkan para loyalis yang biasa ada di orang nomer satu d Golkar dan DPR itu.


Ditambah lagi dengan berubahnya konstelasi politik di tingkat DPD I Partai Golkar. Mayoritas mereka sudah tidak lagi sepakat dengan mempertahankan Setya Novanto menjadi ketua umum dan mendesak segera digelar musyawarwah luar biasa (Munaslub).


Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Mahyudin pun merespon adanya perubahan angin politik yang arahnya makin memojokan Novanto menuju jurang pelengseran.


Menurut Mahyudin, dalam rapat pleno beberapa waktu lalu, telah diputuskan bahwa Setya Novanto tetap bertahan sebagai ketua umum Partai Golkar, menunggu sampai dengan putusan praparedilan.


Namun, kata politisi yang dikenal sebagai orangnya Novanto ini, peta politik intenal Golkar berubah, DPD I meminta Novanto segera digantikan posisinya, jangan lagi menunggu praperadilan.


"DPD I berkumpul dan menyampaikan permintaan munaslub," ujar Mahyudin saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/12).


Oleh sebab itu, Mahyudi yang merupakan Wakil Ketua MPR ini berharap DPP Partai Golkar segera merespon keinginan para DPD tingkat I yang menginginkan munaslub, untuk melakukan pergantian kepemimpinan.


"Maka Golkar harus merespons dengan melakukan rapat pleno kembali," katanya.


Saat ini, Mahyudin mengusulkan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham segera mengambil keputusan, untuk mengakomodir keinginan para DPD I terebut.


"Jadi harus ada sikap dari DPP untuk merespons permintaan itu (rapat pleno) kembali," pungkasnya‎.


Sekadar informasi, para DPD I Partai Golkar mayoritas mendukung Airlangga Hartarto menjadi ketua umum. Sehingga mereka menginginkan segera digelar munaslub.


Namun, sebelumnya, Ketua Harian Partai Golkar, Nurdin Halid mengatakan, sebelum putusan praperadilan dikeluarkan oleh majelis hakim Jakarta Selatan‎. Maka Setya Novanto tetap dipertahankan menjadi ketua umum Partai Golkar. 


Alasannya, Partai Golkar menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah terhadap Setya Novanto. Sehingga menghormati langkah hukum yang saat ini sedang diajukan oleh mantan pria tertampan di Surabaya itu.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore