Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 November 2017 | 13.34 WIB

Bulan Lalu Diekspor, Kini Beras Impor Ilegal Malaysia Masuk Kalbar

truk pengangkut beras Malaysia diamankan di Polres Bengkayang, Minggu (19/11) - Image

truk pengangkut beras Malaysia diamankan di Polres Bengkayang, Minggu (19/11)

JawaPos.com - Meski pemerintah berupaya untuk melakukan ekspor pangan jenis beras, namun ada saja pihak-pihak tertentu melakukan impor. Bahkan impor itu dilakukan secara ilegal. Hal itu dibuktikan dengan penangkapan truk pengakut beras asal Malaysia di Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat (Barat).


Penangkapan itu dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkayang Minggu (19/11) sekitar pukul 01.00 WIB. Sebanyak 720 karung beras yang diduga ilegal dari Negeri Ringgit itu diamankan petugas di daerah perbatasan. Beras seberat 50 kilogram per karung tersebut diamankan dari empat truk pengangkut.


"Beras ini saya bawa dari Jagoi Babang ke Singkawang," kata Eko, 33, salah seorang sopir truk pengangkut beras, kepada Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).


Sopir sekaligus pemilik truk bernopol KB 9238 K itu mengaku mendapat upah Rp 2,5 juta untuk sekali angkut beras sampai ke tujuan. "Pemilik beras bernama Yuda, warga Singkawang. Saya disuruh dia," ucap warga Sanggau Ledo itu. Truk Eko hanya mampu mengangkut 180 karung beras dan 10 dus permen hack. Sisanya diangkut tiga truk lain.


Kapolres Bengkayang AKBP Permadi Syahids Putra membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan empat truk yang penuh dengan muatan beras asal Malaysia. Saat ini para sopir sedang diperiksa penyidik Polres Bengkayang. Barang bukti sudah diamankan. "Kami masih melakukan pemeriksaan siapa saja yang terlibat," tegasnya.


Diketahui, bulan lalu, tepatnya Jumat (20/10), Kalbar mengirim beras ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Entikong di Kabupaten Sanggau. Ekspor tahap pertama sebanyak 25 ton. Ekspor beras itu direncanakan berkelanjutan.


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hadir dalam acara launching ekspor beras ke Malaysia di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, waktu itu. Tapi, belum sebulan Indonesia ekspor beras, Malaysia "mengirim balik" beras ke Kalbar melalui pos perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, yang berbatasan dengan Serikin, Sarawak, Malaysia Timur. 

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore