Selasa, 12 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hankam

BPK: Audit Alutsista Tidak Segampang Pengadaan Pensil

| editor : 

Heli AW 101

Helikopter AW 101 (Derry Ridwansah/Jawapos)

JawaPos.com - Salah satu anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agung Firman Sampurna menyebutkan bahwa mereka sedang mengaudit seluruh aset alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. 

Menurut dia, seluruh senjata itu ada di Kementerian Pertahanan (Kemenhan), termasuk pembelian Helikopter AgustaWestland AW-101 dari Italia.

"Sampai sekarang masih dalam pemeriksaan dan pemeriksaannya itu bukan AgustaWestland tapi keseluruhan," kata Agung di BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Dia menerangkan, aspek pengadaan alutsista, khususnya AW101 merupakan suatu hal yang besar karena harganya yang cukup mahal. Sehingga BPK akan sangat teliti dalam mengaudit alur pengadaan helikopter tersebut. 

"(Audit) Pengadaan alutsista tidak segampang mengadakan pensil," ucap Agung.

Agung kemudian menegaskan, bahwa hanya BPK yang berwenang menghitung serta menetapkan kerugian negara jika ada dari pembelian helikopter AW101. Menurutnya, tidak ada lembaga lain yang berwenang untuk melakukan hal tersebut.

Akan tetapi, dalam proses pemeriksaan yang tengah dijalani, Agung mengaku belum menemukan kejanggalan dalam pengadaan helikopter AW101. Baik pelanggaran prosedur mau pun kerugian negara yang disengaja oleh suatu pihak.

Sementara Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, Yudi Ramdan mengatakan, bahwa audit ini memang atas permintaan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Yudi mengatakan, permintaan itu telah ditreatment sebagai masukan buat BPK untuk bagian dari perencanaan pemeriksaan.

"Rencana kerja pemeriksaan memang sebah proses yang telah didesain. Namun supaya rencana kerja pemeriksaan tersebut lebih valid, lebih aktual dan bisa digunakan manfaatnya,” terang dia. 

(elf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP