
Salah satu potongan adegan film Pengabdi Setan
JawaPos.com – Sutradara film (remake) Pengabdi Setan, Joko Anwar, mendapat pujian lantaran mampu meramu kembali film yang populer di era 1980-an itu.
Meski demikian, Joko tak lantas besar kepala. Menurutnya sebuah film horor bisa berhasil jika ditentukan oleh kemampuan para pemain-pemainnya dalam memainkan peran.
“Bikin film horor itu pemain-pemainnya harus ada kualitas tambahan. Talent dan skill sendiri. Mereka semua kandidatnya sudah melewati berbagai tahap audisi yang mengalahkan puluhan orang,” katanya dalam Konferensi Pers, Kamis (21/9).
Film berdurasi 105 menit ini dibintangi Tara Basro, Dimas Aditya, Bront Palarae, Endy Ervian, Nasar Anuz, M. Adhiyat, Ayu Laksmi, Elly Luthan, Egy Fedly, Arswendy Bening Swara dan diproduksi PT. Rapi Films. Film diproduksi dalam waktu 18 hari dengan persiapan 2 bulan.
Pemilihan pemain utama merupakan salah satu proses yang cukup panjang dalam produksi film ini. Untuk setiap karakter, team casting mengaudisi 30 orang.
“Singkat prosesnya, hanya hitungan minggu. Ada audisi karakter 30-40 orang. Walaupun Tara Basro tinggal di belakang rumah saya, tetap harus audisi juga,” kata Joko tertawa.
Selain aktris, kebutuhan mencari aktor yang mampu memainkan perannya dengan baik dalam visi sutradara, termasuk memiliki nilai jual yang dapat menarik minat penonton, bukan hal yang mudah. Namun, setelah melalui proses yang panjang, pilihan jatuh pada Dimas Aditya.
“Yang aga sulit cari karakter bapaknya susah banget. Akhirnya saya hubungi Bront tolong carikan dong yang cocok. Lama mikir akhirnya saya bilang ‘sudah deh kamu saja’,” kata Joko sambil menunjuk Bront.
Proses membaca skenario dan menjiwai peran hanya berlangsung selama dua minggu. Begitu pula saat mencari tiga anak yang menjadi adik-adik Tara Basro di dalam film itu, Endy Ervian, Nasar Anuz, M. Adhiyat.
“Ketiga adik-adiknya Tara ini sengaja untuk membangun chemistry-nya. Saya selalu ajak mereka agar melakukan kegiatan bersama-sama selama hampir satu bulan. Agar beneran seperti adik kakak dan chemistrynya terbangun,” ungkap Joko.
Dari semua pemain yang hebat, Joko mengaku kesuksesan film horor tak terlepas dari peran Music Director. Hanya dalam waktu satu bulan, Joko Anwar memberikan arahan lalu langsung eksekusi.
Tim Music Director bahkan sampai membuat paduan suara (choir) hantu untuk membuat efek seram dan film menjadi lebih hidup.
Adapun film ini bercerita tentang seorang ibu yang meninggal dunia setelah tiga tahun sakit-sakitan. Sang bapak lalu memutuskan untuk kerja di luar kota meninggalkan anak-anak. Tak lama kemudian, anak-anak merasa bahwa ibu mereka kembali berada di rumah.
Situasi semakin menyeramkan ketika mereka mengetahui bahwa ibu datang lagi tidak sekedar untuk menjenguk, tapi untuk menjemput mereka.
Film Pengabdi Setan dapat ditonton di bioskop mulai 28 September 2017.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
