
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan
JawaPos.com - Indonesia sejak beberapa waktu lalu sudah mulai melakukan uji coba penggunaan aspal campuran plastik untuk pembangunan jalan. Bali menjadi pilot project dari penerapan teknologi tersebut.
Penerapan aspal campuran plastik bukanlah barang baru. Teknologi ini sudah diterapkan terlebih dahulu oleh Inggris dan juga India. Indonesia punya alasan sendiri dalam menggunakan teknologi tersebut. Sebagai negara dengan penghasil sampah terbesar kedua di dunia, tentu penggunaan teknologi itu akan menguntungkan.
Selain bisa mengurangi keberadaan sampah kantong plastik yang tidak mudah terurai, penggunaan aspal campuran plastik juga akan memberi dampak ekonomi yang baik.
"Ini sebenarnya bermula dari karena Indonesia diklaim menjadi negeri plastik sampah terbesar di dunia ke dua. Jadi saya pikir, kemudian menguji coba di Bali. Hari ini di sini. Dampaknya luar biasa," cerita Luhut di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/9).
Lanjut Luhut, sebagian negara masih melihat penerapan teknologi itu sebagai sesuatu yang main-main. Padahal penggunaan aspal campuran plastik sangat besar manfaatnya.
Dia mencontohkan, sampah kantong plastik begitu bertebaran di lautan. Sampah tersebut kerap menjadi konsumsi ikan-ikan di laut. Hal itu sangat tidak baik untuk ekosistem di laut.
Dia berharap penerapan aspal campuran plastik dapat mendorong pengurangan sampah kantong plastik di darat khususnya lautan.
"Kelihatan bermain-main apalah ini plastik. Padahal dampak secara ekonomi, kesehatan, kebersihan, pariwisata, dan generasi akan datang luar biasa. Plastik kalau cair di laut dan dimakan ikan, apalagi dimakan si ibu yang mengandung dampaknya tidak baik. 80 persen plastik dari laut itu datang dari darat," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
