Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 September 2017 | 15.58 WIB

Tas Hermes Seken pun Harganya Tetap Fantastis

Para ibu yang tertarik dengan tas branded - Image

Para ibu yang tertarik dengan tas branded

JawaPos.com – Aksesoris perempuan yang satu ini memang menjadi perbincangan hangat terutama di kalangan sosialita dunia. Iya, tas dengan branded Hermes selalu saja menarik untuk dijelajah. Perempuan di seluruh dunia paling mencari merek tas yang satu ini. Harganya tentu selangit. Tas Hermes milik artis dan penyanyi Syahrini bahkan disebut-sebut yang termahal di dunia.


Jika tak memiliki kocek yang cukup untuk membeli tas Hermes yang baru, mengapa tak membeli yang bekas saja? Tas Preloved Branded atau second, kini semakin disukai perempuan. Selain kualitasnya masih bagus, harganya pun miring. Ditemui dalam pameran Irresistible Bazaar, bazar ribuan tas preloved branded, banyak tas Hermes second tersedia.


Sebut saja tas Hermes Himalayan Crocodile dengan harga aslinya di atas Rp 5 miliar. Di bazar itu, cukup bisa dibeli dengan harga yang tetap fantastis di kisaran Rp 1,5 miliar.


“Himalayan paling mahal, meski second masih di harga Rp 1,5 miliar. Saking mahalnya, kami tak berani bawa ke bazar ini. Kalau berminat, kami bawakan khusus,” kata Pemilik Toko Belevy di ITC Permata Hijau, Isabella Yogi, Rabu (13/9).


Harganya begitu fantastis karena dibuat dari kulit buaya putih. Belum lagi sentuhan berlian dan emas pada tas tersebut membuat setiap perempuan berdecak kagum.


“Untuk Croco paling rendah harganya Rp 250 juta ke atas. Mahal karena memang bahannya kulit asli,” kata Isabella.


Lalu untuk tas Hermes sekelas vintage atau lawas bisa diperoleh dengan harga di bawah Rp 100 juta. Semakin lama tahun pembuatannya, maka akan semakin murah harganya.


“Sama seperti beli mobil, tahun makin mundur maka harga makin murah,” ungkapnya.


Selain Hermes, tas lain yang masih diminati para penggila tas yakni Chanel, Louis Vuitton, dan Prada. Bahkan kini tas branded seperti itu, tak lagi diminati pasar kelas atas saja.


“Saat ini sudah semakin banyak disukai untuk kelas menengah. Untuk perawatan memang cukup lebih ekstra, misalnya disimpan di dalam keranjang khusus terpisah lalu sering diangin-anginkan. Hingga kini peminatnya cukup tinggi,” katanya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore