Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 September 2017 | 04.39 WIB

Festival Budaya Singhasari, Gairahkan Pariwisata Malang Utara

Banner Festival Budaya - Image

Banner Festival Budaya

JawaPos.com - Ini dia sinergi tiga  kecamatan di Kabupaten Malang, untuk mengangkat potensi wisata di wilayahnya. Tiga wilayah itu Kecamatan Karangploso, Lawang dan Singosari, menggelar even Festival Budaya dengan tema ‘Titisan Ragam Budaya Singhasari’.  Acara yang berlangsung pada 16 - 17 September ini,  mengambil tempat di Graha Wiyata Outbond, Lawang.



Selama dua hari, pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai pertunjukan seni budaya Malang. Setidaknya ada dua  tari khas Malang yang bakal tampil dan dilombakan, yakni tari Topeng Bapang dan Tari Topeng Grebeg Sabrang.



Untuk tari topeng sudah siap 22 grup tari dari  Malang Utara. Masing-masing grup terdiri dari  5 - 10 penari. Masing-masing dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori SD, SMP dan SMA.



Festival yang baru kali pertama digelar ini, menurut Ketua Panitia Markus Edi Setiawan, tidak lain untuk menggairahkan pariwisata di Malang Utara. ‘’Kecamatan Lawang dan Singosari ini punya banyak peninggalan sejarah. Singosari sudah jelas kental dengan peninggal sejarah kerajaan Singhasari. Sedangkan Lawang, banyak bangunan kuno peninggalan Belanda,’’ katanya.



Untuk itulah, lanjut Edi, demi menggairahkan pariwisata di kawasan Malang utara, maka warga masyakarat Singosari dan Lawang, berinisiatif melaksanakan festival budaya ini. ‘’Karena ini baru pertama, maka panitia baru menampilkan beberapa kesenian. Ke depannya, masih banyak yang bisa digali dari  Malang utara ini,’’ ujarnya.



Bukan hanya kesenian saja yang nanti mengisi festival budaya selama dua hari ini. Untuk kuliner, panitia juga mengadakan lomba masak onde-onde, yang juga merupakan salah satu kuliner khas Lawang. ‘’Onde-onde Lawang itu berbeda dengan onde-onde Mojokerto. Kalau onde-onde Mojokerto, kacang hijaunya sedikit. Sedangkan onde-onde khas Lawang, kacang hijaunya terisi penuh. Sehingga terasa empuk,’’ lanjut Edi.



Untuk lomba onde-onde ini, sudah terdaftar 25 kelompok. Setiap kelompok terdiri atas tiga orang. Para peserta itu, merupakan kelompok PKK yang ada di Kecamatan Karangploso, Singosari dan Lawang, serta UMKM kuliner.



Terkait Festival Budaya yang dilaksanakan dua kecamatan di  Malang Utara ini, Kadisparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara mengatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya. Karena sebagai wilayah yang pernah menjadi pusat kerajaan Singhasari, dua kawasan itu banyak sekali situs-situs peninggalan kerajaan. ‘’Selain banyak situs-situs peninggalan kerajaan Singhasari, di kawasan itu ada juga desa wisata Sumber Ngepoh, yang terkenal dengan wisata sumber airnya,’’ katanya.



Menurut Made, ide festival budaya ini juga ke depannya akan mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. Karena kawasan itu nantinya perlu even wisata pendukung. ‘’Dengan pelaksanaan ini, para pelaku wisata di tiga  kecamatan itu bisa lebih serius memikirkan paket-paket wisata yang menarik di kawasan Malang Utara,’’ pungkasnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore