
Salah satu rumah terduga teroris, Reza di Jalan Jermal Gg Masjid, Lingkungan II Medan Denai tampak sunyi usai di gerbek Densus 88, Rabu (7/6)
JawaPos.com - Tim Advokasi Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumut mempertanyakan nasib tiga orang warga Medan, yang diringkus oleh Tim Densus 88 Antiteror pada Rabu (7/6) lalu. Apakah mereka termasuk dalam jaringan teroris di Indonesia atau tidak.
Untuk memastikan status tiga warga tersebut, GAPAI membentuk Tim Pencari Aktivis dan Ulama (TPAU) yang dikoordinatori Ketua Tim Advokasi GAPAI Sumut, Ade Lesmana.
Koordinator TPAU Ade Lesmana menuturkan, pihaknya telah mendatangi Mapolda Sumut, Kamis (8/6) siang untuk mengetahui kejelasan tiga warga Medan tersebut. Hanya saja hasilnya masih nihil.
Sebab sejumlah pejabat di Polda Sumut yang ditemui enggan memberikan keterangan. Mulai dari di Direktorat Reskrimum, Kepala Biro (Karo) Ops, hingga Direktur Intelijen.
Menurut Ade Lesmana, proses penangkapan ketiga aktivis Islam oleh Densus 88 tidak disertai dengan surat tugas. Adapun ketiga warga yang ditangkap itu yakni AY, warga Jalan Karang Sari, Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia; RA, warga Jalan Jermal XII Gang Haji, Medan Denai; dan JH, warga Jalan Platina II, Keluruhan Titi Papan.
"Seperti kami ketahui dari keluarga ketiganya, mereka ditangkap dengan cara yang kurang etis tanpa menunjukkan surat penangkapan dan tak jelas kapan dikembalikan," kata Ade Sumut Pos (Jawa Pos Group).
Menurut pengakuan anggota keluarga, sambung Ade, personel Densus 88 yang ditanyai terkait kapan anggota keluarganya akan ditahan, tak satupun personel Densus 88 yang memberikan keterangan. "Artinya mereka minta berikan kepastian hukum lah. Apalagi kan belum juga terbukti mereka melakukan teror," ujarnya.
Agar masalah ini jelas, TPAU akan mengawal jalannya proses hukun yang membelit ketiga aktivis Islam tersebut. "Kita akan terus mengawal kasus ini. Bila ketiganya terbukti tidak bersalah, Kepolisian harus melepaskannya dalam kondisi baik," harapnya. (dvs/gus/adz/iil/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
