
Insiden perahu yang membawa sound horeg tenggelam saat proses cek sound tradisi Nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. (Instagram @exploredolan.id)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung pelarangan sound horeg. Dia menyamakan sound horeg dengan aktivitas dugem namun dibawa ke jalanan.
Pelarangan ini mengacu kepada sejumlah insiden di Jawa Timur yang menimbulkan 3 korban tewas selama Agustus 2026.
Sahroni menilai sound horeg mengganggu bila digelar di jalanan dan permukiman warga. Banyak kerugian yang diderita masyarakat sekitar dibanding manfaatnya.
“Saya rasa kalau untuk hiburan saja ini sudah terlalu jauh ya, karena sampai memakan korban. Belum lagi warga seperti orang tua, anak bayi, orang sakit yang semakin terganggu karena adanya sound horeg di daerahnya. Gangguan seperti ini tidak bisa kita normalisasi karena," kata Sahroni kepada wartawan, Rabu (2/9).
Dia menilai, penyelenggaraan sound horeg sudah melewati batas. Sebab, kegiatan di dalamnya tidak sesuai dengan aktivitas di ruang publik.
"Lama-lama sound horeg ini ibarat aktivitas dugem yang dibawa ke jalanan. Yang mana seharusnya untuk umur 21+, tapi sekarang malah bisa dilihat anak kecil. Pakai dancer-dancer pula sekarang, dan kerap jadi ajang orang minum-minum alkohol. Ini jelas banyak mudharatnya bagi masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Tak jarang penyelenggaraan sound horeg juga merusak fasilitas umum.
“Belum lagi soal infrastruktur dan fasilitas yang dirusak. Bahkan dulu perkara truk sound horeg tidak bisa lewat, mereka sampai hancurkan jembatan dan pembatas jalan," jelasnya.
Dia menyakini banyak masyarakat terganggu oleh sound horeg. Oleh karena itu, sudah selayaknya dilarang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
